Para peneliti di Washington University di St. Louis dan institusi mitra telah mengembangkan desain katalis platinum-kobalt baru yang berpotensi meningkatkan daya tahan dan efisiensi sel bahan bakar suhu rendah, serta mendukung pembangkitan listrik untuk pusat data.
Teknologi ini menggunakan nanopartikel platinum-kobalt yang terkurung dalam saluran nano karbon berongga, membantu mencegah penggumpalan atau degradasi nanopartikel selama pengoperasian. Platinum banyak digunakan sebagai katalis sel bahan bakar karena kinerja katalitiknya yang tinggi, tetapi biayanya tetap menjadi tantangan utama. Sejalan dengan itu, katalis baru ini mempertahankan sekitar 85% kinerjanya dalam pengujian yang mensimulasikan 25.000 jam operasi.
Pengembangan ini dapat berdampak pada permintaan platinum jika sel bahan bakar semakin diadopsi untuk pembangkitan listrik terdistribusi. Hal ini sangat relevan karena konsumsi listrik pusat data diperkirakan akan meningkat signifikan seiring pertumbuhan infrastruktur digital dan AI. Namun, pengembangan lebih lanjut dan validasi komersial masih diperlukan sebelum penerapan skala besar.

![Di Bawah Gelombang Ekspansi Kapasitas Kain Elektronik, Jalur Emas Baru Platinum [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tSwaX20251217171735.jpg)
![Platinum berkonsolidasi terbatas secara intraday, sentimen pasar hati-hati menjelang data nonfarm payrolls [SMM Daily Review]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qopTu20251217171736.jpg)

