Berita Nikel SMM, 7 Agustus:
Berita Makro dan Pasar:
(1) Musalem dari Fed AS memperkirakan kemungkinan inflasi tetap di atas target semakin meningkat, dan ia condong ke arah kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC terbaru.
(2) Situasi Timur Tengah—① Trump menyatakan bahwa kesepakatan tentang Selat Hormuz belum tercapai, selat tersebut agak terbuka, dan perang dengan Iran akan segera berakhir. ② Iran mengajukan rancangan undang-undang tentang aturan lintas di Selat Hormuz yang akan melarang kapal dari AS, Israel, dan negara-negara musuh lainnya melintasi Selat Hormuz.
Pasar spot:
Pada 7 Agustus, nikel rafinasi #1 SMM rata-rata 129.900 yuan/mt, turun 1.550 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Untuk premi spot, premi spot nikel rafinasi #1 Jinchuan rata-rata 1.300 yuan/mt, naik 300 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya, sementara premi untuk merek nikel elektrodeposisi domestik utama berkisar antara -200 hingga 400 yuan/mt.
Pasar berjangka:
Kontrak nikel SHFE 2609 yang paling aktif diperdagangkan mengalami rebound pada awal perdagangan, dan hingga penutupan pagi, dilaporkan pada 130.020 yuan/mt, naik 0,44%.
Menteri ESDM Indonesia menyatakan bahwa belum ada kuota RKAB yang disetujui, dan harga nikel kembali naik sebagai tanggapan. Saat ini, harga nikel sangat dipengaruhi oleh kuota, berfluktuasi tajam dalam jangka pendek. Ke depannya, besaran kuota tambahan dari penambang lain perlu dicermati.
![[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Aturan Melt-and-Pour Uni Eropa Akan Membentuk Ulang Ketertelusuran Rantai Pasok Baja Tahan Karat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PuSOO20251217171732.jpeg)

