Harga Tembaga Tinggi Terus Membebani Permintaan, dan Diskon Katoda Tembaga Spot di Tiongkok Utara Melebar Signifikan [Tinjauan Mingguan Katoda Tembaga Spot Tiongkok Utara SMM]

Telah Terbit: Aug 7, 2026 09:22

             

       Di Tiongkok Utara, per Kamis ini, diskon spot berada di kisaran 100-30 yuan/mt, dengan rata-rata diskon 65 yuan/mt, turun 155 yuan/mt dari Kamis lalu. Selama minggu ini, premi spot dengan cepat berubah menjadi diskon, dan lonjakan harga berjangka yang terus-menerus memberikan tekanan yang nyata pada pasar. Di bawah dampak ganda dari musim sepi permintaan tradisional dan harga tembaga yang tinggi, minat beli dari hilir terus melemah minggu ini, permintaan di pasar lesu, dan hanya terjadi transaksi sporadis untuk kebutuhan mendesak. Keinginan pemasok untuk menjual meningkat secara stabil, tetapi pembelian dari pengguna akhir tetap lemah, mengakibatkan ketidakseimbangan pasokan-permintaan. Secara keseluruhan perdagangan tipis dengan aktivitas rendah, mendorong diskon spot untuk semakin melebar. Ke depan, lingkungan harga tembaga yang tinggi dan permintaan musim sepi yang berkelanjutan diperkirakan akan bertahan, membuat permintaan pengguna akhir sulit pulih secara signifikan. Premi spot untuk katoda tembaga di Tiongkok Utara diperkirakan akan tetap tertekan.

 

                                                                                                                 

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Gambar dalam artikel ini berisi keterangan yang diterjemahkan oleh AI hanya untuk referensi.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Indonesia's Sulphur and Sulphuric Acid Import and Export Data for June
16 menit yang lalu
[SMM Analysis] Indonesia's Sulphur and Sulphuric Acid Import and Export Data for June
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Indonesia's Sulphur and Sulphuric Acid Import and Export Data for June
[SMM Analysis] Indonesia's Sulphur and Sulphuric Acid Import and Export Data for June
Sulphur imports: 334,700 tonnes, up 21% month-on-month, down 26% year-on-year. Major suppliers: Canada, Saudi Arabia, Kazakhstan, Malaysia, Singapore, Taiwan (China), Japan, Vietnam, South Korea, and the Philippines. Sulphur exports: 54,800 tonnes, up sharply both month-on-month and year-on-year. Major destinations: Malaysia, China, Timor-Leste, and Germany. Sulphuric acid imports: 111,200 tonnes, up 101% month-on-month and 150% year-on-year. Major suppliers: South Korea, Japan, and China.
16 menit yang lalu
Harga tembaga melonjak tajam, menekan pesanan, dan tingkat operasi batang katoda tembaga terus menurun [Ulasan Mingguan Batang Katoda Tembaga SMM]
55 menit yang lalu
Harga tembaga melonjak tajam, menekan pesanan, dan tingkat operasi batang katoda tembaga terus menurun [Ulasan Mingguan Batang Katoda Tembaga SMM]
Baca Selengkapnya
Harga tembaga melonjak tajam, menekan pesanan, dan tingkat operasi batang katoda tembaga terus menurun [Ulasan Mingguan Batang Katoda Tembaga SMM]
Harga tembaga melonjak tajam, menekan pesanan, dan tingkat operasi batang katoda tembaga terus menurun [Ulasan Mingguan Batang Katoda Tembaga SMM]
55 menit yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Pada Juni 2026, impor belerang bulanan Indonesia total 334.700 ton, naik 21% MoM dan turun 26% YoY, dengan importir utama meliputi Kanada, Arab Saudi, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Tiongkok, Jepang, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina, dll.; Ekspor belerang bulanan Indonesia total 54.800 ton, naik tajam secara MoM dan YoY, dengan tujuan ekspor utama meliputi Malaysia, Tiongkok, Timor Leste, dan Jerman; Impor asam sulfat bulanan Indonesia total 111.200 ton, naik 101% MoM dan naik 150% YoY, dengan importir utama yakni Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok; Ekspor asam sulfat bulanan Indonesia tercatat nihil.
1 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini