Dalam rencana reformasi pajak yang diumumkan pada 3 Agustus, pemerintah Korea Selatan membatasi dukungan kredit pajak produksi domestik hanya pada enam sektor: semikonduktor, baterai sekunder, komponen robot kecerdasan buatan (AI), material penting, tenaga surya, dan tenaga angin.
Akibatnya, kendaraan listrik tidak termasuk dalam skema kredit pajak produksi domestik, yang sering disebut sebagai “Korean IRA.”



