【Indonesia Memangkas Harga Acuan Batubara Awal Agustus sebesar 5,62%】

Telah Terbit: Aug 5, 2026 17:11
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk paruh pertama Agustus 2026 sebesar US$124,44 per ton, turun US$7,41 per ton atau sekitar 5,62% dari US$131,85 per ton pada periode sebelumnya. Harga baru ini berlaku mulai 1 Agustus dan akan tetap berlaku selama dua minggu. HBA menjadi dasar perhitungan harga acuan resmi untuk berbagai kualitas batu bara dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait batu bara.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
7 menit yang lalu
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Baca Selengkapnya
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Laporan Harian Bijih Besi MMi (5 Agustus)
Hari ini, kontrak berjangka bijih besi DCE menguat. Kontrak I2609 yang paling banyak diperdagangkan di DCE ditutup pada 706 yuan per metrik ton, naik 0,93% dari sesi perdagangan sebelumnya. Harga spot di Pelabuhan Qingdao naik 3–8 yuan per metrik ton dari hari perdagangan sebelumnya. Pedagang aktif memberikan penawaran, sementara pabrik baja melakukan pembelian sesuai kebutuhan, sehingga perdagangan spot secara keseluruhan berjalan moderat.
7 menit yang lalu
[Thai Nguyen promotes domestic steel use, 14 investors sign agreements for 168,000 mt]
8 menit yang lalu
[Thai Nguyen promotes domestic steel use, 14 investors sign agreements for 168,000 mt]
Baca Selengkapnya
[Thai Nguyen promotes domestic steel use, 14 investors sign agreements for 168,000 mt]
[Thai Nguyen promotes domestic steel use, 14 investors sign agreements for 168,000 mt]
Thai Nguyen authorities have called on businesses and investors to prioritize domestically produced steel when products meet requirements on quality, delivery time and cost. On July 31, Thai Nguyen Iron and Steel Joint Stock Company signed cooperation agreements with 14 businesses and investors, covering an expected 168,000 mt of steel consumption for projects and construction works in the province. The company committed to competitive pricing, flexible cooperation and enhanced technical and after-sales support. The move is expected to expand market demand for domestic steel, strengthen links between steelmakers and construction companies, and support production growth and the local economy.
8 menit yang lalu
[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan
32 menit yang lalu
[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan
[Berita Kilat] Tata Motors Meningkatkan Kapasitas Daur Ulang Kendaraan
32 menit yang lalu