EcoPro BM mengungkapkan pada 31 Juli bahwa pendapatan konsolidasi untuk Q2 mencapai KRW 576,7 miliar, dengan laba operasi sebesar KRW 18 miliar. Angka tersebut masing-masing turun 26% dan 63,2% YoY.
Perusahaan menyatakan pendapatan dan laba operasi sedikit menurun QoQ akibat berkurangnya volume kendaraan listrik (EV) di Eropa dan Amerika Utara. Namun, permintaan non-EV yang meningkat, termasuk fasilitas produksi semikonduktor terkait AI dan perkakas listrik, turut menopang kinerja.
![SMM Analysis] Evolution of NEV Battery Pack Integration Technology: From CTM to CTP, and Onward to CTB/CTC](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ezoBg20251217171730.jpg)
![[SMM Manganese Ore Weekly Review] Overseas market broadly fell coupled with weak demand, and traders chose to sell at reduced prices.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qjvqf20251217171725.jpg)
![[SMM Analysis] LFP Material Demand Continued to Rise in July, with Supply-Demand Imbalance Emerging in the Industry Chain](https://imgqn.smm.cn/usercenter/zWZVI20251217171730.jpg)
