Pada 30 Juli 2026, Vale mengumumkan telah memulai uji coba operasi ban berjalan jarak jauh untuk proyek perluasan kapasitas Serra Sul sebesar 20 juta ton per tahun (juta ton/tahun), menandai masuknya proyek ini secara resmi ke tahap operasional. Proyek perluasan ini, bersama dengan sistem penghancur bijih kompak yang direncanakan akan dioperasikan pada kuartal IV 2026, diharapkan dapat menambah produksi bijih besi tahunan sebesar 20 juta ton untuk tambang S11D (Canaã dos Carajás, Pará, Brasil), meningkatkan kapasitas dan fleksibilitas operasional tambang tersebut.
Proyek perluasan kapasitas Serra Sul 20 juta ton per tahun merupakan komponen kunci dari strategi korporat Vale, yang bertujuan untuk memperkuat keunggulan kompetitif tambang S11D di pasar. Proyek ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi operasional dalam operasi bijih besi, tetapi juga memperkuat kemampuan Vale untuk memasok bijih besi kadar tinggi ke pasar. Sebagai bagian penting dari ‘Rencana Carajás Baru’, rencana ini bertujuan untuk memastikan stabilitas kapasitas bijih besi yang berkelanjutan sambil memperluas pasokan produk bijih besi berkualitas tinggi dan mineral kritis, sehingga memperkokoh posisi Brasil dalam transisi energi global dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Proyek perluasan ini semakin meningkatkan kapasitas tambang S11D dan fasilitas produksi dengan mereplikasi sistem ban berjalan jarak jauh yang ada, mengembangkan area tambang baru, memasang peralatan penghancur semi-mobile, dan membangun lini produksi baru di pabrik benefisiasi. Proyek ini memperoleh izin operasi pertambangan yang relevan pada September 2025.
Selain itu, proyek Capanema, proyek Pabrik Vargem Grande 1 (VGR1), dan proyek perluasan kapasitas Serra Sul 20 juta ton per tahun merupakan tonggak penting dalam rencana peningkatan kapasitas bijih besi perusahaan. Perusahaan berencana meningkatkan produksi bijih besi tahunan menjadi sekitar 360 juta ton pada 2030, sambil terus memperkaya dan mengoptimalkan portofolio produk bijih besi untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan keunggulan kompetitif.
Pada kuartal II 2026, produksi bijih besi Vale mencapai level tertinggi untuk kuartal kedua sejak 2018. Total produksi bijih besi mencapai 84,3 juta ton, naik 1% yoy (700.000 ton). Pertumbuhan ini didorong oleh rekor produksi di S11D, serta tambahan volume dari proyek Capanema dan Vargem Grande 1 (VGR1). Produksi pelet bijih besi mencapai 7,3 juta metrik ton, turun 7% YoY (500.000 metrik ton), akibat penghentian sementara produksi di pabrik Oman selama sebagian kuartal. Penjualan bijih besi mencapai 79,7 juta metrik ton, naik 3% YoY (2,4 juta metrik ton), didorong oleh penjualan inventaris dan peningkatan produksi.

![[SMM Steel] 31 Juli Laporan Harian Baja Global SMM](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fvyjO20251217171715.jpg)
![Ekspektasi Kebijakan Gagal Terwujud, Diperparah oleh Umpan Balik Negatif yang Semakin Dalam, Pekan Depan Mungkin Akan Terus Berkonsolidasi di Level Rendah [Laporan Mingguan Rantai Industri Baja SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/eEmCr20251217171746.jpg)
