[SMM Nickel Flash] FINI: Indonesia Kembali Mengekspor Mineral seiring Penundaan Uji Coba REE Mulai Mereda

Telah Terbit: Jul 30, 2026 00:25
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menyatakan bahwa ekspor produk mineral olahan, termasuk nikel dan bauksit, telah diizinkan kembali menyusul rapat koordinasi pemerintah pada 27 Juli yang membahas persyaratan pengujian unsur tanah jarang (UTJ) dan elemen radioaktif. FINI menyebut penundaan pengiriman sebelumnya disebabkan oleh ketidakpastian regulasi dan kapasitas pengujian yang terbatas. Namun, hingga 29 Juli, sekitar 120 Laporan Surveyor (LS) untuk berbagai komoditas pertambangan masih tertunda di beberapa surveyor. FINI mendesak pemerintah mengadopsi pendekatan bertahap dan proporsional terhadap kebijakan terkait UTJ, dengan alasan bahwa keberadaan UTJ ikutan dalam produk nikel tidak seharusnya otomatis mengubah klasifikasi ekspornya, seraya menekankan perlunya menjaga keberlanjutan industri nikel hilir Indonesia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menyatakan bahwa ekspor produk m - Shanghai Metals Market (SMM)