[Berita Kilat SMM] Nickel Industries Melaporkan Rekor EBITDA Bijih Kuartalan, Mengupayakan Kuota Penjualan RKAB 2026 yang Lebih Tinggi
Nickel Industries melaporkan peningkatan produksi bijih nikel sebesar 4% year-on-year menjadi 4,13 juta wmt selama kuartal ini meskipun terdapat penghentian pertambangan selama delapan hari di bulan April. Penjualan bijih turun 5% menjadi 2,88 juta wmt, sementara harga jual rata-rata realisasi naik 50% menjadi US$37,8/wmt menyusul revisi mekanisme penetapan HPM bijih nikel Indonesia. Harga realisasi yang lebih tinggi mendorong EBITDA disesuaikan naik 58% ke rekor US$45,7 juta meskipun terjadi peningkatan pembayaran royalti dan biaya operasional. Setelah kuartal berakhir, perusahaan mengajukan permohonan untuk meningkatkan kuota penjualan RKAB 2026 menjadi 19 juta wmt, yang saat ini menunggu persetujuan dari pemerintah Indonesia.