Coca-Cola Menghadapi Kelangkaan Aluminium, Kenaikan Harga di India; Menyesuaikan Strategi di Tengah Masalah Rantai Pasokan
Biaya logam terus meningkat, tekanan kenaikannya diteruskan ke konsumen akhir. Coca-Cola menyatakan, akibat pasokan kaleng aluminium yang ketat serta kenaikan harga bahan baku aluminium dan PET, pangsa pasarnya di India menurun pada Q2. Seiring konflik geopolitik yang mengganggu transportasi energi, rantai pasokan aluminium global semakin ketat, bahkan di India terjadi kelangkaan Diet Coke dan panic buying oleh konsumen.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan Coca-Cola mendatangkan kaleng aluminium berukuran besar dari Asia Tenggara demi menjamin pasokan, serta menaikkan harga jual beberapa produk. Di kategori menengah yang sensitif terhadap harga, perusahaan menghadapi tantangan besar yang menjadi kendala utama. Menanggapinya, Coca-Cola secara aktif menyesuaikan strategi kemasan dan harga untuk mencoba merebut kembali pangsa pasar.
Walau bisnis di India mengalami tekanan dalam jangka pendek, perusahaan tetap optimis terhadap prospek konsumsi jangka panjang pasar lokal, dan memperkirakan volume penjualan Diet Coke tahun ini berpeluang meningkat sekitar 10 kali lipat, meskipun basis volume penjualan keseluruhannya saat ini masih tergolong rendah.