Coca-Cola Kehilangan Pangsa Pasar di India Akibat Kenaikan Biaya Aluminium dan PET, serta Kelangkaan Pasokan

Telah Terbit: Jul 29, 2026 10:03
[SMM Aluminum Express News] Coca-Cola menyatakan bahwa meningkatnya biaya aluminium dan resin PET menyebabkan hilangnya pangsa pasar di India selama kuartal kedua, karena biaya kemasan yang lebih tinggi serta kesenjangan pada portofolio kemasan harga menengahnya memengaruhi daya saing. Perusahaan mengatakan harga aluminium dan PET naik melampaui perkiraan, sementara kelangkaan kaleng aluminium turut mengganggu ketersediaan produk di pasar. Sebagai respons, perusahaan menyesuaikan harga, mendatangkan kaleng aluminium berukuran lebih besar dari Asia Tenggara, dan memperluas opsi kemasan demi merebut kembali pangsa pasar. Coca-Cola menegaskan tetap optimis terhadap pertumbuhan jangka panjang di India meskipun menghadapi tekanan biaya dan gangguan rantai pasok baru-baru ini.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Aluminium SHFE Naik di Tengah Ketegangan AS-Iran, Transaksi Pasar China Tengah Lesu
1 jam yang lalu
Harga Aluminium SHFE Naik di Tengah Ketegangan AS-Iran, Transaksi Pasar China Tengah Lesu
Baca Selengkapnya
Harga Aluminium SHFE Naik di Tengah Ketegangan AS-Iran, Transaksi Pasar China Tengah Lesu
Harga Aluminium SHFE Naik di Tengah Ketegangan AS-Iran, Transaksi Pasar China Tengah Lesu
Di tengah fluktuasi konflik AS-Iran, sesi malam mencatat harga aluminium SHFE naik. Hari ini, pedagang dan perusahaan pengolahan hilir di Tiongkok tengah sebagian besar bersikap menunggu, dengan minat beli rendah, sehingga transaksi pasar lesu. Beberapa pemasok besar menahan harga dan enggan menjual, sementara pemasok kecil menunjukkan tekad menahan harga yang lebih lemah, menyebabkan perbedaan signifikan antara penawaran dan transaksi. Pada akhirnya, kisaran harga transaksi aktual di pasar Tiongkok tengah sekitar premi -100 hingga -140 yuan/ton terhadap kontrak aluminium SHFE bulan Agustus, dengan tren pelemahan yang berlanjut.
1 jam yang lalu
SMM AICE Bekerja Sama dengan Stavian Industrial Metal JSC untuk Memajukan Pengembangan Harga Aluminium Regional
2 jam yang lalu
SMM AICE Bekerja Sama dengan Stavian Industrial Metal JSC untuk Memajukan Pengembangan Harga Aluminium Regional
Baca Selengkapnya
SMM AICE Bekerja Sama dengan Stavian Industrial Metal JSC untuk Memajukan Pengembangan Harga Aluminium Regional
SMM AICE Bekerja Sama dengan Stavian Industrial Metal JSC untuk Memajukan Pengembangan Harga Aluminium Regional
2 jam yang lalu
Coca-Cola Menghadapi Kelangkaan Aluminium, Kenaikan Harga di India; Menyesuaikan Strategi di Tengah Masalah Rantai Pasokan
2 jam yang lalu
Coca-Cola Menghadapi Kelangkaan Aluminium, Kenaikan Harga di India; Menyesuaikan Strategi di Tengah Masalah Rantai Pasokan
Baca Selengkapnya
Coca-Cola Menghadapi Kelangkaan Aluminium, Kenaikan Harga di India; Menyesuaikan Strategi di Tengah Masalah Rantai Pasokan
Coca-Cola Menghadapi Kelangkaan Aluminium, Kenaikan Harga di India; Menyesuaikan Strategi di Tengah Masalah Rantai Pasokan
Biaya logam terus meningkat, tekanan kenaikannya diteruskan ke konsumen akhir. Coca-Cola menyatakan, akibat pasokan kaleng aluminium yang ketat serta kenaikan harga bahan baku aluminium dan PET, pangsa pasarnya di India menurun pada Q2. Seiring konflik geopolitik yang mengganggu transportasi energi, rantai pasokan aluminium global semakin ketat, bahkan di India terjadi kelangkaan Diet Coke dan panic buying oleh konsumen. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan Coca-Cola mendatangkan kaleng aluminium berukuran besar dari Asia Tenggara demi menjamin pasokan, serta menaikkan harga jual beberapa produk. Di kategori menengah yang sensitif terhadap harga, perusahaan menghadapi tantangan besar yang menjadi kendala utama. Menanggapinya, Coca-Cola secara aktif menyesuaikan strategi kemasan dan harga untuk mencoba merebut kembali pangsa pasar. Walau bisnis di India mengalami tekanan dalam jangka pendek, perusahaan tetap optimis terhadap prospek konsumsi jangka panjang pasar lokal, dan memperkirakan volume penjualan Diet Coke tahun ini berpeluang meningkat sekitar 10 kali lipat, meskipun basis volume penjualan keseluruhannya saat ini masih tergolong rendah.
2 jam yang lalu