Produksi Tembaga dan Seng Republik Demokratik Kongo Meningkat pada Maret 2026, Output Kumulatif Mencapai Rekor Tertinggi

Telah Terbit: Jul 28, 2026 22:57
Data yang dirilis bank sentral DRC menunjukkan bahwa pada Maret 2026, produksi tembaga DRC sebesar 302.188 metrik ton, dengan produksi kumulatif Januari hingga Maret mencapai 843.955 metrik ton. Data tersebut juga menunjukkan produksi seng negara itu pada Maret sebesar 20.991 metrik ton, dengan produksi kumulatif Januari hingga Maret sebesar 62.974 metrik ton.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
1 jam yang lalu
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Baca Selengkapnya
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Data CME Menunjukkan Peluang 84,5% Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di Bulan Juli, Kredibilitas Warsh Meningkat Jelang Keputusan Penting
Data CME menunjukkan probabilitas mempertahankan suku bunga tetap di Juli naik menjadi 84,5% (kenaikan 15,5%), dan probabilitas kenaikan suku bunga 25 bp di September sebesar 55,1%. “Kredibilitas hawkish” Warsh bergeser dari sempat diragukan menjadi dipercaya pasar. Keputusan suku bunga besok pukul 02.00 + konferensi pers Warsh pukul 02.30 akan jadi penentu.
1 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
1 jam yang lalu
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Baca Selengkapnya
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Ekspor Tembaga Kazakhstan Melonjak 17,2% pada Januari-Mei 2026, Turki Memimpin sebagai Tujuan Utama
Data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional Kazakhstan menunjukkan bahwa ekspor katoda tembaga dan paduan tembaga tanpa tempa negara itu mencapai 165.260 ton dari Januari hingga Mei 2026, naik 17,2% YoY dibandingkan 165.260 ton pada periode yang sama tahun 2025. Dari sisi nilai ekspor, total ekspor mencapai US$2,307 miliar, naik 58,6% YoY dari US$1,454 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Turki menjadi tujuan ekspor terbesar untuk produk tembaga Kazakhstan (105.598 ton), disusul oleh Tiongkok (65.369 ton) dan Britania Raya (15.939 ton). Kazakhstan juga mengekspor 3.175 ton ke UEA dan 3.101 ton ke Thailand.
1 jam yang lalu
MMG Menyelesaikan Akuisisi Tambang Tembaga Khoemacau di Botswana Senilai US$1,875 Miliar, Mendiversifikasi Pasokan Tembaga China
2 jam yang lalu
MMG Menyelesaikan Akuisisi Tambang Tembaga Khoemacau di Botswana Senilai US$1,875 Miliar, Mendiversifikasi Pasokan Tembaga China
Baca Selengkapnya
MMG Menyelesaikan Akuisisi Tambang Tembaga Khoemacau di Botswana Senilai US$1,875 Miliar, Mendiversifikasi Pasokan Tembaga China
MMG Menyelesaikan Akuisisi Tambang Tembaga Khoemacau di Botswana Senilai US$1,875 Miliar, Mendiversifikasi Pasokan Tembaga China
MMG Limited, anak perusahaan yang dikendalikan oleh BUMN China Minmetals Corp., telah menyelesaikan akuisisi tambang tembaga Khoemacau di Botswana senilai US$1,875 miliar. Terletak di Sabuk Tembaga Kalahari, aset ini memiliki cadangan tembaga lebih dari 6 juta metrik ton dan hak penambangan seluas lebih dari 4.000 kilometer persegi. Proyek ini merupakan akuisisi tambang tembaga luar negeri terbesar oleh perusahaan Tiongkok sejak 2018 dan menjadi investasi tunggal terbesar oleh perusahaan Tiongkok di Botswana hingga saat ini. Mulai beroperasi pertama kali pada Juni 2021, Khoemacau saat ini menargetkan produksi dasar tahunan sebesar 60.000 ton tembaga dan 1,6 juta ons perak dalam konsentrat, dengan rencana ekspansi jangka pendek yang diposisikan untuk meningkatkan produksi menjadi 130.000–155.000 ton tembaga per tahun. Tiongkok saat ini memiliki tingkat ketergantungan sumber daya tembaga domestik lebih dari 70%, dengan lebih dari 60% bijih tembaga yang diimpor berasal dari Chili dan Peru. Transaksi strategis ini mendiversifikasi saluran pasokan Tiongkok di luar Amerika Selatan, memperkuat keamanan bahan baku di tengah percepatan permintaan yang didorong oleh dekarbonisasi global, kendaraan listrik, infrastruktur jaringan listrik, dan teknologi bersih yang sedang berkembang.
2 jam yang lalu
Data yang dirilis bank sentral DRC menunjukkan bahwa pada Maret 2026, - Shanghai Metals Market (SMM)