[SMM Kilas Pasar Nikel] Centaurus Menargetkan FID Kuartal III untuk Proyek Jaguar Sulphide di Brasil, 22.600 ton/tahun Ni mulai 2029

Telah Terbit: Jul 28, 2026 09:01
Perusahaan tambang yang tercatat di Bursa Efek Australia (ASX), Centaurus Metals, menyatakan bahwa proyek nikel sulfida Jaguar yang dimiliki sepenuhnya di Para, Brasil bagian utara, telah siap konstruksi dengan seluruh izin utama dikantongi, dan menargetkan keputusan investasi final pada akhir kuartal III 2026. Pendanaan menjadi pintu terakhir: perusahaan memiliki proposal utang tidak mengikat hingga US$320 juta, termasuk surat pernyataan minat senilai US$190 juta dari BNDES Brasil, dengan lembar persyaratan yang telah disetujui kredit diharapkan pada akhir September. Glencore memegang kontrak offtake mengikat selama lima tahun mulai 2029 untuk 20.000 dmt per tahun konsentrat nikel dengan kadar sekitar 32%, sekitar 30% dari produksi, yang akan dikirim ke pabrik peleburan Sudbury miliknya. Jaguar menargetkan produksi nikel terkandung sebesar 22.600 ton per tahun selama tujuh tahun pertama dengan biaya kelangsungan total (all-in sustaining costs) sekitar US$9.764 per ton, dari belanja modal sebesar US$380 juta.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
11 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Agu)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam ferrous dan nonferrous di SHFE dan DCE pada 17 Agu 2026
11 jam yang lalu
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
12 jam yang lalu
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
Baca Selengkapnya
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
[SMM Kilat Nikel] Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai
[Vale: Konstruksi Mekanis Smelter Nikel HPAL Pomalaa Telah Selesai] Budiawansyah, Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia (INCO), mengatakan pada 13 Agustus bahwa konstruksi fisik dan mekanis smelter HPAL (high-pressure acid leach, hidrometalurgi) yang berlokasi di blok Pomalaa, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, telah selesai (satu lini produksi telah mencapai 100% penyelesaian mekanis) dan telah memasuki tahap uji operasi. Proyek ini dikembangkan oleh PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), dengan mitra Zhejiang Huayou Cobalt (Huayou) dan Ford Motor Company (Ford). PT Vale Indonesia Tbk berencana memulai produksi proyek di Pomalaa pada kuartal III 2026, dengan target kapasitas 120.000 mt Ni MHP.
12 jam yang lalu
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
12 jam yang lalu
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
Baca Selengkapnya
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
Sentimen Pasar Melemah untuk NPI Kelas Tinggi, Pembelian Hilir Lesu di Tengah Minat yang Mendingin
[Flash Nikel SMM] Berita 17 Agustus: Sentimen pasar saat ini untuk NPI kadar tinggi relatif lemah. Banyak pelaku pasar, menghadapi tren pasar yang menurun, memilih bersikap wait and see dan menghentikan penawaran harga. Kemauan beli pabrik baja hilir tetap lesu, dengan beberapa perusahaan langsung menangguhkan aktivitas pengadaan terkait, dan minat beli di pasar jelas mendingin
12 jam yang lalu
Perusahaan tambang yang tercatat di Bursa Efek Australia (ASX), Centau - Shanghai Metals Market (SMM)