Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, pada Juni 2026, impor foil tembaga Tiongkok (kode HS: 74101100, 74102190) sebesar 8.509,40 ton, naik 37,79% YoY dan naik 19,26% MoM; pada Januari-Juni 2026, impor kumulatif sebesar 45.130,31 ton, naik 12,27% YoY.
Pada Juni 2026, ekspor foil tembaga Tiongkok sebesar 7.699,62 ton, naik 77,27% YoY dan naik 9,79% MoM; pada Januari-Mei 2026, ekspor kumulatif sebesar 39.692,8 ton, naik 72,83% YoY.

Pada Juni 2026, nilai impor foil tembaga Tiongkok sebesar 196,541 juta dolar AS, naik 77,00% YoY dan naik 23,49% MoM; pada Januari-Juni 2026, nilai impor kumulatif sebesar 969,0341 juta dolar AS, naik 39,20% YoY.
Pada Juni 2026, nilai ekspor foil tembaga Tiongkok sebesar 127,7408 juta dolar AS, naik 129,14% YoY dan naik 12,79% MoM; pada Januari-Juni 2026, nilai ekspor kumulatif sebesar 639,9703 juta dolar AS, naik 117,50% YoY.

Pada Juni 2026, defisit perdagangan foil tembaga Tiongkok sekitar 68,8 juta dolar AS, naik sekitar 22,9 juta dolar AS MoM dari 45,9 juta dolar AS pada Mei 2026.
Berdasarkan moda perdagangan, pada Juni 2026, Tiongkok mengimpor 6.485,39 ton melalui Perdagangan Biasa; 184,04 ton melalui perdagangan pemrosesan dengan bahan baku yang dipasok; 1.061,33 ton melalui perdagangan pemrosesan dengan bahan baku impor; dan 778,65 ton melalui moda perdagangan lainnya.
Pada Juni 2026, Tiongkok mengekspor 1.414,38 ton melalui Perdagangan Biasa; 1.938,10 ton melalui perdagangan pemrosesan dengan bahan baku yang dipasok; 3.965,01 ton melalui perdagangan pemrosesan dengan bahan baku impor; dan 382,13 ton melalui moda perdagangan lainnya.
Berdasarkan negara/wilayah, sumber utama impor foil tembaga Tiongkok pada Juni 2026 adalah Taiwan, Tiongkok (4.519,08 ton), Indonesia (1.403,64 ton), dan Malaysia (761,26 ton).
Pada Juni 2026, tujuan utama ekspor foil tembaga Tiongkok adalah Thailand (1.607,36 ton), Malaysia (987,78 ton), dan Korea Selatan (868,71 ton).
Pada Juni 2026, impor laminasi berlapis tembaga (CCL) Tiongkok (kode HS: 74102110) sebesar 3.246,46 ton, turun 1,33% YoY dan naik 4,85% MoM; pada Januari-Juni 2026, impor kumulatif CCL sebesar 20.516,02 ton, naik 3,67% YoY.
Pada Juni 2026, ekspor CCL Tiongkok mencapai 9.321,46 ton, naik 13,20% YoY dan 12,59% MoM; pada Januari–Juni 2026, ekspor kumulatif CCL sebesar 49.085,46 ton, naik 10,85% YoY.

Secara keseluruhan, impor dan ekspor foil tembaga Tiongkok pada Juni 2026 melanjutkan momentum kuat. Impor tumbuh MoM, terutama mencerminkan swasembada foil tembaga kelas atas dalam negeri yang masih kurang, dengan permintaan pengadaan kaku untuk material kelas atas dari Taiwan, Tiongkok, dan kawasan lain tetap besar. Dipengaruhi peningkatan volume pembelian dan harga satuan produk kelas atas di sisi impor, defisit perdagangan bulan itu melebar ke US$68,8 juta. Di sisi ekspor, didorong oleh peluang substitusi akibat kesenjangan pasokan foil tembaga tradisional di luar Tiongkok (seiring perusahaan Jepang dan Taiwan, Tiongkok beralih ke kapasitas kelas atas), serta terdongkraknya permintaan hilir dari gelombang pemasangan penyimpanan energi dan jadwal produksi baterai daya yang tinggi, tingkat utilisasi industri foil tembaga Tiongkok secara keseluruhan naik ke 91,48%, sehingga memberi jaminan pasokan yang memadai bagi lonjakan ekspor.



