SMM, 24 Juli:
Data bea cukai menunjukkan bahwa impor kumulatif konsentrat seng Tiongkok mencapai 2,7616 juta metrik ton pada Januari-Juni 2026, naik 8,98% YoY, sedikit meningkat secara keseluruhan dibandingkan tahun lalu.

I. Tinjauan Pasar Impor Konsentrat Seng H1: DRC Muncul sebagai Pendorong Utama Pertumbuhan
Berdasarkan negara asal, impor konsentrat seng Tiongkok pada H1 2026 tetap terkonsentrasi dari Peru, Australia, dan Rusia. Impor dari Peru mencapai 554.700 metrik ton, mencakup 20% dari total; Australia, 499.000 metrik ton, 18%; dan Rusia, 283.200 metrik ton, 10,3%. Ketiga negara ini secara gabungan menyumbang hampir setengah dari total impor Tiongkok.
Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, DRC menjadi kontributor terbesar bagi pertumbuhan impor pada H1, dengan impor kumulatif naik 92.300 metrik ton YoY, mewakili sebagian besar peningkatan impor konsentrat seng Tiongkok. Selain itu, impor dari Peru, Rusia, dan Meksiko mengalami peningkatan dalam berbagai tingkat, melengkapi pasokan impor Tiongkok. Sebaliknya, impor Australia turun 40.200 metrik ton YoY, menjadi sumber utama penurunan.

II. Tinjauan Pasar Impor Konsentrat Seng H1: Pertumbuhan Permintaan Peleburan yang Berkelanjutan Mendukung Kenaikan Impor YoY
Dari perspektif pola penawaran-permintaan domestik, pasokan konsentrat seng Tiongkok terus tumbuh pada H1 2026, tetapi pasokan baru terutama terkonsentrasi di beberapa tambang besar.
Menurut statistik SMM, produksi konsentrat seng domestik tumbuh sekitar 6,5% YoY secara kumulatif pada Januari-Juni 2026, peningkatan yang signifikan. Namun, jika melihat struktur pertambahan, produksi baru H1 terutama disumbangkan oleh tambang Huoshaoyun, sementara sebagian besar kapasitas tambang baru yang tersisa akan dilepaskan secara bertahap pada H2. Sementara itu, karena menurunnya kadar bijih mentah di beberapa tambang yang sudah matang, produksi konsentrat seng domestik menurun YoY di beberapa wilayah. Oleh karena itu, selain dari tambang Huoshaoyun, pasokan tambahan yang benar-benar beredar di pasar Tiongkok relatif terbatas.
Di sisi permintaan, kapasitas peleburan seng Tiongkok terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa proyek peleburan baru yang diresmikan pada 2025 terus meningkatkan produksi tahun ini. Selain itu, beberapa kapasitas peleburan baru mulai beroperasi pada H1, semakin mendorong permintaan konsumsi konsentrat seng di Tiongkok. Data SMM menunjukkan bahwa produksi seng olahan domestik meningkat sekitar 4% YoY pada Januari–Juni 2026, dengan permintaan bahan baku dari sektor peleburan yang tetap berada pada tren pertumbuhan.
Dengan terbatasnya tambahan bijih domestik dan permintaan peleburan yang terus meningkat, konsentrat seng impor menjadi sumber penting untuk menambah pasokan bahan baku domestik, sehingga mempertahankan pertumbuhan impor YoY pada H1.

III. Prospek Pasar H2: Volume Impor Konsentrat Seng H2 Menghadapi Risiko Penurunan
Melihat ke depan pada H2, impor konsentrat seng Tiongkok diperkirakan hanya tumbuh sedikit, bahkan mungkin menghadapi sejumlah risiko penurunan.
Di satu sisi, pola penawaran-permintaan konsentrat seng global kembali mengetat, dengan biaya pengolahan (TC) yang terus menurun tajam dan laba peleburan domestik yang tertekan secara signifikan. Menurut perhitungan SMM, per 23 Juli, tanpa memperhitungkan pendapatan dari asam sulfat dan logam ikutan, laba tunai dari peleburan seng Tiongkok sudah mencatat kerugian lebih dari 4.000 yuan per metrik ton; bahkan jika memperhitungkan pendapatan dari asam sulfat dan logam ikutan, laba keseluruhan pabrik peleburan di sebagian besar wilayah Tiongkok saat ini umumnya sudah masuk ke zona negatif. Pada saat yang sama, Q3 secara tradisional merupakan musim perawatan untuk industri peleburan seng Tiongkok, dan permintaan pasar secara keseluruhan terhadap konsentrat agak melemah.
Di sisi lain, sejak pertengahan 2025, jendela impor konsentrat seng tetap tertutup, dengan rasio harga SHFE/LME bertahan di level rendah dalam waktu lama, sehingga sulit bagi sumber daya impor untuk menunjukkan keunggulan harga. Diperkirakan rasio harga SHFE/LME tidak akan membaik secara signifikan pada H2; dengan jendela impor yang tetap terbalik, pabrik peleburan domestik akan terus memprioritaskan pembelian konsentrat seng domestik, dan minat untuk membeli kargo impor spot diperkirakan tetap lemah.

(Informasi di atas didasarkan pada pengumpulan data pasar dan penilaian komprehensif dari tim riset SMM. Informasi yang disediakan di sini hanya untuk referensi. Artikel ini bukan merupakan saran langsung untuk investasi atau pengambilan keputusan riset. Klien harus membuat keputusan secara bijaksana dan tidak menjadikannya sebagai pengganti penilaian independen mereka sendiri. Keputusan apa pun yang dibuat oleh klien tidak terkait dengan SMM.)




