[IEA: Permintaan Listrik Global Pertahankan Pertumbuhan Pesat Tahun Ini dan Tahun Depan]

Telah Terbit: Jul 24, 2026 14:59
Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan pada 23 Juli menyatakan bahwa meskipun konflik di Timur Tengah baru-baru ini mengganggu pasar gas alam global dan meningkatkan biaya pembangkitan listrik di banyak wilayah, permintaan listrik global masih diperkirakan akan mempertahankan pertumbuhan yang cepat tahun ini dan tahun depan, karena permintaan listrik terus meningkat di sektor-sektor seperti industri, peralatan rumah tangga, pendinginan, kendaraan listrik, dan pusat data. Laporan tersebut memperkirakan permintaan listrik global akan tumbuh sebesar 3,6% pada 2026 dan 3,8% pada 2027, keduanya lebih tinggi dari pertumbuhan 2025 (3%). Hingga 2027, konsumsi listrik global diproyeksikan naik menjadi 30.700 TWh. Laporan itu memperkirakan energi terbarukan akan melampaui batu bara pada 2026 untuk menjadi sumber listrik terbesar di dunia. Pada 2026, pembangkitan listrik tenaga surya PV diproyeksikan meningkat sekitar 600 TWh, dan pembangkitan listrik PV diperkirakan akan melampaui tenaga angin, menjadi sumber energi terbarukan terbesar kedua di dunia setelah tenaga air.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Kementerian Luar Negeri: Perang Tarif dan Perang Dagang Tidak Menguntungkan Siapa Pun]
3 menit yang lalu
[Kementerian Luar Negeri: Perang Tarif dan Perang Dagang Tidak Menguntungkan Siapa Pun]
Baca Selengkapnya
[Kementerian Luar Negeri: Perang Tarif dan Perang Dagang Tidak Menguntungkan Siapa Pun]
[Kementerian Luar Negeri: Perang Tarif dan Perang Dagang Tidak Menguntungkan Siapa Pun]
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian memimpin konferensi pers rutin. Seorang wartawan bertanya tentang langkah-langkah tarif baru AS yang akan berlaku hari ini, dan apakah Kementerian Luar Negeri memiliki komentar. Lin Jian menyatakan bahwa posisi China mengenai isu ekonomi dan perdagangan China-AS konsisten dan jelas, bahwa China menentang segala bentuk tindakan tarif unilateral, dan bahwa perang tarif serta perang dagang tidak menguntungkan siapa pun.
3 menit yang lalu
China Ready to Collaborate with US on AI, Implementing Presidents' Consensus: Foreign Ministry
4 menit yang lalu
China Ready to Collaborate with US on AI, Implementing Presidents' Consensus: Foreign Ministry
Baca Selengkapnya
China Ready to Collaborate with US on AI, Implementing Presidents' Consensus: Foreign Ministry
China Ready to Collaborate with US on AI, Implementing Presidents' Consensus: Foreign Ministry
In response to a question at a regular press conference on the 24th about reports that US President Trump said the leaders of China and the US would discuss AI-related topics, Foreign Ministry Spokesperson Lin Jian stated that head-of-state diplomacy plays an irreplaceable strategic guiding role in China-US relations. China is willing to work with the US side to well implement the important consensus of the two heads of state in the field of artificial intelligence.
4 menit yang lalu
[Japan Issues Affirmative Preliminary Anti-Dumping Ruling on Hot-Dipped Galvanized Steel Strips and Sheets from China]
6 menit yang lalu
[Japan Issues Affirmative Preliminary Anti-Dumping Ruling on Hot-Dipped Galvanized Steel Strips and Sheets from China]
Baca Selengkapnya
[Japan Issues Affirmative Preliminary Anti-Dumping Ruling on Hot-Dipped Galvanized Steel Strips and Sheets from China]
[Japan Issues Affirmative Preliminary Anti-Dumping Ruling on Hot-Dipped Galvanized Steel Strips and Sheets from China]
According to China Trade Remedies Information, on July 24, Japan’s Ministry of Finance announced an affirmative preliminary anti-dumping ruling on hot-dipped galvanized steel strips and sheets originating in China and South Korea, determining that the subject products were dumped and that such dumping caused injury to the relevant domestic industry in Japan. The dumping margins are as follows: Angang Steel Company Limited and producers/exporters that participated in the investigation but were not selected for sampling from China — 63.95%; Hunan Valin Lianyuan Iron & Steel Co., Ltd. and other Chinese producers/exporters — 68.67%; South Korean company POSCO Co., Ltd. — 32.49%; KG Donghu Steel Co., Ltd. — 42.69%; other sampled South Korean producers — 34.22%; and other South Korean producers/exporters — 42.69%.
6 menit yang lalu
Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan pada 23 Juli menyatakan - Shanghai Metals Market (SMM)