Baru-baru ini, Biro Transportasi Kota Jiujiang menguraikan kebijakan subsidi untuk aplikasi percontohan kendaraan sel bahan bakar hidrogen, lebih lanjut menjelaskan penerima subsidi, ketentuan pengajuan, standar subsidi, prosedur pengajuan, dan persyaratan pengawasan, sehingga memberikan panduan kebijakan untuk promosi kendaraan sel bahan bakar hidrogen setempat dan mendorong transformasi hijau rendah karbon di sektor transportasi.
Sesuai kebijakan, badan usaha yang benar-benar mengoperasikan kendaraan sel bahan bakar hidrogen di wilayah hukum Jiujiang, memiliki izin operasional angkutan jalan yang sah, catatan kredit yang baik, dan tidak ada kecelakaan keselamatan besar, berhak mengajukan subsidi terkait. Penerima subsidi mencakupbus hidrogen, bus wisata hidrogen, taksi konvensional berbahan bakar hidrogen dan kendaraan ride-hailing, angkutan rantai dingin, serta perusahaan kebersihan dan angkutan barang menengah dan berat berbahan bakar hidrogenserta sektor operasional lainnya.
Mengenai kelayakan kendaraan, kendaraan yang mengajukan subsidi harus memenuhi beberapa ketentuan, termasuk terdaftar dalam katalog nasional rekomendasi promosi dan aplikasi kendaraan energi baru, memiliki sistem penyimpanan hidrogen yang sesuai standar nasional, terdaftar sebagai kendaraan niaga di Jiujiang dan beroperasi secara rutin, serta terhubung ke platform pemantauan data energi hidrogen kota untuk mengunggah data operasional real-time seperti jarak tempuh, konsumsi hidrogen, dan posisi. Sistem sel bahan bakar juga harus memenuhi standar teknis nasional dan industri yang relevan.
Kebijakan subsidi terdiri dari dua bagian: subsidi pembelian kendaraan dan subsidi operasional. Subsidi pembelian diberikan sekaligus,dihitung maksimum 3.000 yuan per kW berdasarkan daya terukur sistem sel bahan bakar. Subsidi operasional dikategorikan berdasarkan jenis kendaraan dan jarak tempuh operasional: kendaraan ringan menerima subsidi maksimum 5.000 yuan per 10.000 km, sedangkan kendaraan menengah dan berat menerima maksimum 10.000 yuan per 10.000 km, dengan jumlah subsidi aktual ditentukan oleh proporsi jarak tempuh menggunakan hidrogen murni. Total subsidi operasional tahunan per perusahaan dibatasi maksimum 3 juta yuan.
Terkait proses pengajuan, perusahaan diwajibkan menyerahkan dokumen permohonan sesuai ketentuan, termasuk bukti pembelian kendaraan, data operasional, sertifikat jarak tempuh, catatan pengisian bahan bakar hidrogen, dan lain-lain. Setelah peninjauan bersama oleh Dinas Perhubungan Kota, Dinas Pengelolaan Perkotaan, dan departemen terkait lainnya, serta verifikasi status operasional terhadap data dari platform pemantauan kendaraan, dana subsidi akan dicairkan.
Selain itu, kebijakan ini menetapkan bahwa masa berlakunya adalahmulai 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2026. Untuk perusahaan dan proyek yang sama, subsidi akan diterapkan berdasarkan prinsip “prioritas tertinggi, tanpa duplikasi”. Perusahaan harus membuat arsip kendaraan yang lengkap, menyimpan dengan baik dokumen asli terkait, dan dilarang keras memanipulasi data operasional atau memalsukan catatan operasional dan pengisian bahan bakar hidrogen. Pelanggaran yang melibatkan klaim subsidi palsu akan dikenakan tanggung jawab hukum.



