Menurut JMK Research, India menambah hampir 29 GW kapasitas energi terbarukan pada paruh pertama tahun 2026, termasuk sekitar 26 GW tenaga surya dan 2,9 GW tenaga angin. Kapasitas tenaga surya naik 43% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara kapasitas tenaga angin turun 16%.
Hingga Juni tahun ini (2026), total kapasitas terpasang energi terbarukan India mencapai sekitar 288 GW. Tenaga surya menyumbang 56% dari total pembangkitan listrik, diikuti oleh tenaga angin 20%, PLTA besar 18%, bioenergi 4%, dan PLTA kecil 2%. Laporan tersebut menyatakan bahwa instalasi tenaga surya dalam enam bulan pertama 2026 mencapai hampir 70% dari total kapasitas tenaga surya baru yang ditambahkan pada 2025.
![[Tenaga Surya: Tender listrik Chile 2026/01 memperbolehkan penawaran yang didukung penyimpanan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EaYRd20251217171743.jpg)
![[Solar: Belanda akan memperketat aturan perizinan taman surya di dekat bandara]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/zvkUO20251217171743.jpg)
![[Solar: Komunitas energi terbarukan Italia mencapai 302,9 MW]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/TygQH20251217171742.jpg)
