Investasi Bauksit Indonesia Melonjak 193%, Geser Nikel sebagai Sektor Mineral Utama

Telah Terbit: Jul 21, 2026 10:29
[SMM Aluminum Express News] Investasi hilir bauksit Indonesia melonjak 193% kuartal-ke-kuartal menjadi Rp40,1 triliun pada kuartal kedua 2026, melampaui nikel sebagai segmen investasi hilir mineral terbesar di Indonesia untuk pertama kalinya, menurut Menteri Investasi Rosan Roeslani. Peningkatan ini didorong oleh pembangunan proyek pemrosesan bauksit baru oleh investor domestik dan asing. Total investasi hilir mencapai Rp152,7 triliun selama kuartal tersebut, naik 5,7% tahun-ke-tahun dan mencakup 29,8% dari total realisasi investasi Indonesia. Rosan mengatakan pergeseran ini mencerminkan percepatan investasi dalam rantai nilai bauksit-ke-alumina seiring terus dikembangkannya fasilitas pemrosesan baru.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
40 menit yang lalu
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Baca Selengkapnya
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Pada H1, industri menunjukkan ciri khas: impor bahan baku hulu mengalami campuran tren lonjakan dan penurunan, sementara ekspor produk olahan aluminium di segmen menengah dan hilir mencatat pertumbuhan eksplosif. Perbedaan permintaan domestik dan luar negeri, pergeseran pesanan manufaktur global, serta perubahan lanskap pasokan bahan baku di luar negeri secara bersama-sama membentuk ulang pola perdagangan rantai industri aluminium China.
40 menit yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
1 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
Baca Selengkapnya
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
[SMM Berita Kilat] Data SHFE menunjukkan bahwa pada 21 Juli, total waran terdaftar paduan aluminium cor mencapai 18.455 ton, turun 243 ton dari hari perdagangan sebelumnya. Di antaranya, Shanghai mencatat 1.595 ton (turun 0 ton), Guangdong 2.088 ton (turun 30 ton), Jiangsu 4.227 ton (turun 213 ton), Zhejiang 6.517 ton (turun 0 ton), Chongqing 3.243 ton (turun 0 ton), dan Sichuan 785 ton (turun 0 ton).
1 jam yang lalu
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
1 jam yang lalu
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
Baca Selengkapnya
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
1 jam yang lalu