[Kilasan Berita Baja Tahan Karat SMM] Harga Nikel LME Naik Minggu Kedua Berturut-turut Meski Jumat Turun di Bawah US$17.000

Telah Terbit: Jul 21, 2026 09:33
Kontrak berjangka nikel LME naik 1,3% minggu lalu, menandai kenaikan mingguan kedua berturut-turut, meskipun harga merosot di bawah US$17.000 pada Jumat (17 Juli), ditutup di US$16.961/ton, turun US$191 pada hari itu. Harga spot turun US$185 menjadi US$16.767/ton. Penurunan hari Jumat dipicu oleh pelemahan pasar saham global dan komentar pejabat Federal Reserve tentang potensi kenaikan suku bunga di tengah kekhawatiran inflasi yang didorong oleh AI. Meskipun terjadi koreksi akhir pekan, nikel tetap naik 4,18% sepanjang bulan ini, dengan persediaan LME berkurang 564 ton menjadi 274.284 ton. Pelaku pasar mengaitkan kenaikan baru-baru ini dengan ekspektasi kuat terhadap keputusan kuota pertambangan Indonesia yang tertunda serta kenaikan harga minyak akibat ketegangan di Timur Tengah, meskipun permintaan riil yang lemah mengindikasikan volatilitas harga jangka pendek akan berlanjut.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Kontrak berjangka nikel LME naik 1,3% minggu lalu, menandai kenaikan m - Shanghai Metals Market (SMM)