(Kitco News) - China telah memantapkan posisinya sebagai salah satu pasar emas terpenting di dunia, dan gelombang investasi industri berikutnya di negara tersebut dapat mengangkat platinum ke peran strategis serupa seiring kecerdasan buatan dan energi bersih membentuk kembali permintaan global, menurut laporan terbaru World Platinum Investment Council.
Pengaruh China yang terus berkembang di pasar logam golongan platinum (PGM) menjadi tema dominan yang muncul dari Shanghai Platinum Week tahunan WPIC, di mana para pemimpin industri menyoroti Rencana Lima Tahun ke-15 China sebagai katalis utama bagi konsumsi platinum di masa depan.
Menurut WPIC, Beijing telah mengalokasikan hampir US$300 miliar untuk pengembangan infrastruktur AI hingga 2030, menciptakan permintaan baru bagi logam golongan platinum di berbagai teknologi, mulai dari manufaktur semikonduktor dan hard disk drive, hingga produksi kristal industri, papan sirkuit cetak, interkoneksi optik, dan sistem cadangan bertenaga hidrogen untuk pusat data. Platinum juga diperkirakan akan diuntungkan oleh ekspansi pesat ekonomi hidrogen China, di mana logam ini memainkan peran penting baik dalam produksi hidrogen maupun kendaraan listrik sel bahan bakar.
"Prospek pertumbuhan signifikan dari permintaan platinum terkait AI merupakan lapisan tambahan yang baru mulai disadari pasar," kata Trevor Raymond, Chief Executive Officer WPIC. "Yang terpenting, hal ini belum sepenuhnya diperhitungkan dalam prospek pasokan/permintaan platinum."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa platinum kemungkinan akan semakin mencerminkan evolusi emas di China. Selama dua dekade terakhir, negara ini telah menjadi salah satu konsumen emas fisik terbesar di dunia seiring investor mencari diversifikasi portofolio dan para pembuat kebijakan terus meningkatkan cadangan resmi. Kini, kebijakan industri yang berfokus pada AI, manufaktur maju, dan teknologi hidrogen dapat menempatkan platinum sebagai aset keras penting lainnya secara strategis.
Prospek permintaan yang menguat ini muncul ketika pasar platinum sudah menghadapi keterbatasan pasokan yang persisten.
WPIC memperkirakan pasar platinum akan mencatat defisit pasokan tahunan keempat berturut-turut pada tahun 2026, yang semakin mengurangi persediaan di atas permukaan hingga kurang dari tiga bulan permintaan global pada akhir tahun. Pada saat yang sama, pasokan tambang sebagian besar masih tidak mampu merespons dengan cepat kenaikan harga karena jangka waktu pengembangan industri yang panjang dan konsentrasi produksi di operasi tambang bawah tanah dalam.
"Berdasarkan fundamental saat ini, proposisi nilai platinum tetap menarik," kata Raymond, seraya mencatat bahwa pasokan yang ketat secara struktural terus menopang pasar.
Sementara prospek pasokan masih terbatas, para eksekutif pertambangan yang berbicara di konferensi tersebut menyatakan keyakinannya bahwa operasi yang ada dan proyek perluasan lahan eksisting akan mampu memenuhi pertumbuhan permintaan jangka panjang.
Di luar permintaan industri, konferensi tersebut menyoroti minat investasi yang kian tumbuh terhadap platinum di Tiongkok.
WPIC mencatat bahwa Tiongkok telah menjadi pasar terbesar di dunia untuk batangan dan koin platinum cetak baru sejak 2023. Permintaan investasi fisik tumbuh dari kurang dari satu ton pada 2019 menjadi hampir 13 ton pada 2025. Dalam Shanghai Platinum Week, dewan itu juga mengumumkan kemitraan strategis dengan Beijing Caishikou Department Store (Caibai) untuk meluncurkan seri batangan investasi platinum pertama peritel tersebut, menempatkan platinum sejajar dengan jajaran produk emas dan perak batangan yang telah mapan.
Dewan itu menyatakan juga berencana bekerja sama dengan lembaga keuangan Tiongkok untuk memperluas akses investor melalui program akumulasi platinum dan reksa dana yang diperdagangkan di bursa, yang semakin mengintegrasikan logam tersebut ke dalam pasar investasi logam mulia Tiongkok yang sedang berkembang.
Kendati sentimen selama konferensi optimistis, para analis mencatat bahwa logam mulia ini terus tertekan karena kekhawatiran inflasi yang berkelanjutan memaksa bank sentral mengadopsi bias pengetatan, sehingga meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset riil yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, analis memperkirakan harga tetap akan tertopang kuat oleh permintaan fundamental yang kokoh dalam jangka panjang.
Analisis WPIC terbaru muncul saat harga platinum terus tertekan di sekitar $1.600 per ons troy.
Sumber:
![Harga Platinum Mengalami Penurunan Tajam, Transaksi Pasar Spot Moderat [Tinjauan Harian SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OQqCm20251217171736.jpg)


