Pada perdagangan awal 16 Juli, harga nikel melonjak signifikan. Kontrak nikel SHFE paling aktif menembus level 130.000 yuan/mt secara intraday, sempat naik ke 133.000 yuan/mt, dan menutup sesi pagi naik 2,9%. Nikel LME secara bersamaan bertahan kukuh di atas level $17.000/mt, menguat sekitar 2,5% pada perdagangan awal. Analisis SMM menunjukkan bahwa pendorong kenaikan ini adalah sebagai berikut:
1. Dari sisi makro, IHK AS Juni naik 3,5% YoY, jauh di bawah ekspektasi 3,8% dan sebelumnya 4,2%, sementara IHK inti naik 2,6% YoY. IHP turun 0,3% MoM, penurunan pertamanya sejak tahun lalu. Inflasi mereda lebih dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed mundur, indeks dolar AS terkoreksi, dan sentimen makro pulih.
2. Di sisi industri, kuota RKAB Indonesia tetap menjadi variabel terbesar. Kementerian ESDM RI resmi mengumumkan pada 10 Juli, menegaskan tidak akan menaikkan kuota penambangan dan produksi nikel nasional secara menyeluruh. Hanya untuk smelter domestik yang saat ini menghadapi kekurangan pasokan bahan baku yang parah, akan dibuka saluran persetujuan khusus yang ketat, memperbolehkan penambahan kuota penambangan dalam jumlah kecil secara moderat. Volume tambahan yang disetujui sangat terbatas dan tidak akan mengubah situasi pengetatan pasokan secara keseluruhan.
3. Sementara itu, konflik AS-Iran kembali memanas. Pada 12 Juli, Korps Garda Revolusi Iran mengumumkan "penutupan tanpa batas" Selat Hormuz. Kekhawatiran pasokan belerang muncul kembali, mematahkan ekspektasi sebelumnya akan harga belerang yang lebih rendah. Biaya nikel hidrometalurgi akan tetap kuat, dan pemulihan dukungan biaya menambah momentum bullish pada harga nikel.
Ringkasnya, setelah harga nikel terkoreksi tajam pada awal Juni, harga memasuki fase konsolidasi jangka pendek di level rendah. Baru-baru ini, sentimen positif makro dan kebijakan muncul kembali. Sementara itu, dari perspektif teknikal, MACD membentuk golden cross, harga nikel bertahan di atas rata-rata pergerakan 10 hari, para bear mengambil untung, dan harga nikel memiliki momentum untuk rebound. Namun, sisi atas masih ditekan oleh permintaan yang lemah dan stok yang tinggi. Kontrak nikel SHFE paling aktif diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 127.000-137.000 yuan/mt. Hasil persetujuan kuota RKAB Indonesia bulan Juli dan situasi di Selat Hormuz akan tetap menjadi faktor kunci dalam menentukan arah harga nikel.
![[SMM Tinjauan Harian Nikel] Sentimen bullish melonjak tajam, dan pada 16 Juli, harga nikel meroket lebih dari 3%](https://imgqn.smm.cn/usercenter/VstiG20251217171732.jpeg)

![[Ulasan Harian Produk Antara Nikel SMM] 16 Juli, harga MHP dan nikel matte kadar tinggi naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OjGlE20251217171734.jpg)
