Diantou Energy Memperkirakan Pertumbuhan Laba Bersih 45,76%–51,59% untuk Semester Pertama 2026 Didorong oleh Booming Industri Aluminium

Telah Terbit: Jul 15, 2026 20:12
Pada 14 Juli, Diantou Energy mengumumkan bahwa mereka memperkirakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan tercatat untuk semester pertama 2026 sebesar 5,173 miliar hingga 5,38 miliar yuan, naik 45,76%–51,59% secara tahunan. Perubahan kinerja terutama didorong oleh membaiknya kondisi pasokan-permintaan di industri aluminium dan harga aluminium yang berfluktuasi di level tinggi, yang secara signifikan meningkatkan laba segmen aluminium, serta peningkatan kualitas dan efisiensi perusahaan dan penguatan sinergi integrasi batu bara–tenaga listrik–aluminium setelah restrukturisasi aset besar.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Australia, Jepang, AS, Alcoa akan Kembangkan Fasilitas Galium di Kilang Alumina Wagerup
15 menit yang lalu
Australia, Jepang, AS, Alcoa akan Kembangkan Fasilitas Galium di Kilang Alumina Wagerup
Baca Selengkapnya
Australia, Jepang, AS, Alcoa akan Kembangkan Fasilitas Galium di Kilang Alumina Wagerup
Australia, Jepang, AS, Alcoa akan Kembangkan Fasilitas Galium di Kilang Alumina Wagerup
[SMM Aluminum Express News] Australia, Jepang, AS, dan Alcoa telah mencapai keputusan investasi final untuk mengembangkan fasilitas produksi galium di kilang alumina Wagerup milik Alcoa di Australia Barat. Proyek ini akan memulihkan galium dari proses Bayer yang sudah ada tanpa memerlukan penambangan bauksit tambahan, mendukung diversifikasi pasokan mineral kritis sekaligus menambah nilai pada operasi alumina kilang yang ada.
15 menit yang lalu
KEK Galang Batang Mengupayakan Perluasan 2.700 Hektare untuk Mendorong Investasi Pengolahan Alumina dan Mineral
29 menit yang lalu
KEK Galang Batang Mengupayakan Perluasan 2.700 Hektare untuk Mendorong Investasi Pengolahan Alumina dan Mineral
Baca Selengkapnya
KEK Galang Batang Mengupayakan Perluasan 2.700 Hektare untuk Mendorong Investasi Pengolahan Alumina dan Mineral
KEK Galang Batang Mengupayakan Perluasan 2.700 Hektare untuk Mendorong Investasi Pengolahan Alumina dan Mineral
[SMM Aluminum Express News] Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, KEK Galang Batang telah mengajukan perluasan seluas 2.700 hektar untuk menampung pertumbuhan investasi di industri alumina dan pengolahan mineral hilir. Perluasan ini bertujuan mendukung pengembangan industri yang berkelanjutan seiring dengan mendekati kapasitas investasi kawasan saat ini.
29 menit yang lalu
Rio Tinto Tingkatkan Produksi Aluminium Rendah Karbon lewat Ekspansi Smelter Arvida Senilai US$1,1 Miliar
48 menit yang lalu
Rio Tinto Tingkatkan Produksi Aluminium Rendah Karbon lewat Ekspansi Smelter Arvida Senilai US$1,1 Miliar
Baca Selengkapnya
Rio Tinto Tingkatkan Produksi Aluminium Rendah Karbon lewat Ekspansi Smelter Arvida Senilai US$1,1 Miliar
Rio Tinto Tingkatkan Produksi Aluminium Rendah Karbon lewat Ekspansi Smelter Arvida Senilai US$1,1 Miliar
[SMM Aluminum Express News] Rio Tinto meningkatkan produksi aluminium menyusul pengoperasian perluasan smelter AP60 di kompleks Arvida, Quebec, Kanada. Proyek senilai US$1,1 miliar (C$1,5 miliar) ini menambah kapasitas aluminium primer rendah karbon sebesar 160.000 ton per tahun melalui 96 pot AP60 baru, dengan produksi yang diperkirakan akan terus meningkat secara bertahap hingga tahun 2026. Perluasan ini memperkuat pasokan aluminium rendah karbon Rio Tinto untuk pasar otomotif, pengemasan, dan transisi energi, sekaligus meningkatkan total kapasitas produksi AP60 perusahaan.
48 menit yang lalu