National Science Foundation AS mengumumkan bahwa Critical Mineral Accelerator Engine yang dipimpin University of Alaska Fairbanks akan menerima US$15 juta dalam dua tahun pertamanya. Dengan mempertimbangkan pencapaian tonggak kinerja dan alokasi anggaran di masa depan, total pendanaan bisa mencapai hingga US$160 juta selama dekade berikutnya.
Inisiatif ini akan mendukung teknologi di seluruh tahap eksplorasi, ekstraksi, pengolahan, dan pemurnian mineral, termasuk kecerdasan buatan, geosains canggih, dan metode penambangan mikroba. Alaska memiliki keberadaan 56 dari 60 mineral yang diklasifikasikan sebagai kritis oleh Survei Geologi AS, serta menjadi lokasi tambang seng-timbal Red Dog dan berbagai prospek polimetalik. Partisipan industri termasuk Alaska Silver, yang proyek Illinois Creek-nya mengandung mineralisasi galena kaya perak dan galium. Program ini diharapkan mendukung eksplorasi, inovasi pengolahan, dan pengembangan tenaga kerja untuk sumber daya seng, timbal, dan mineral kritis lainnya di Alaska.
![Seng Shanghai: Penjual Terbatas, Premi Spot Naik MoM [Ulasan Tengah Hari SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/nGzXc20251217171754.jpg)
![Seng Ningbo: Harga Penawaran Pedagang Pada Dasarnya Stabil, Perusahaan Hilir Terus Menunggu dan Melihat [SMM Tinjauan Tengah Hari]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/VPThK20251217171754.jpg)
![Seng Guangdong: Harga Berjangka Naik, Premi Spot Kurang Momentum Naik [Komentar Tengah Hari SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qTzTI20251217171754.jpg)
