Trump Klaim "Serangan Sengit" ke Iran, Perselisihan soal Navigabilitas Selat Hormuz

Telah Terbit: Jul 13, 2026 10:40
Pada tanggal 12 waktu setempat, Presiden AS Trump mengatakan bahwa AS telah melakukan "serangan sengit" terhadap Iran pada malam sebelumnya. Terkait kelayakan navigasi Selat Hormuz, terdapat pernyataan yang berbeda dari berbagai pihak. Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengeluarkan pengumuman di media sosial pada tanggal 12, menyatakan bahwa Selat Hormuz saat ini tidak dapat dilalui. Namun, Trump mengatakan, "Sejauh menyangkut Amerika Serikat, Selat Hormuz tetap terbuka."

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Stainless Steel Flash] Aperam Menyesuaikan Biaya Tambahan Produk Baja Nirkarat Datar untuk Juli 2026
16 menit yang lalu
[SMM Stainless Steel Flash] Aperam Menyesuaikan Biaya Tambahan Produk Baja Nirkarat Datar untuk Juli 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Stainless Steel Flash] Aperam Menyesuaikan Biaya Tambahan Produk Baja Nirkarat Datar untuk Juli 2026
[SMM Stainless Steel Flash] Aperam Menyesuaikan Biaya Tambahan Produk Baja Nirkarat Datar untuk Juli 2026
Produsen baja tahan karat asal Luksemburg, Aperam, telah mengumumkan penyesuaian surcharge paduan untuk produk datar baja tahan karat austenitik Eropa bulan Juli, berlaku mulai 1 Juli 2026. Surcharge untuk 304 turun menjadi EUR 2.339/ton dari EUR 2.365/ton di bulan Juni; 316L naik menjadi EUR 4.089/ton dari EUR 4.056/ton; 309S turun menjadi EUR 3.151/ton dari EUR 3.192/ton. Grade feritik 409 sedikit naik menjadi EUR 919/ton dari EUR 917/ton.
16 menit yang lalu
[Kilas Baja Tahan Karat SMM] Baja Tahan Karat Membran Kriogenik TISCO Digunakan di Lebih dari 30 Kapal LNG
20 menit yang lalu
[Kilas Baja Tahan Karat SMM] Baja Tahan Karat Membran Kriogenik TISCO Digunakan di Lebih dari 30 Kapal LNG
Baca Selengkapnya
[Kilas Baja Tahan Karat SMM] Baja Tahan Karat Membran Kriogenik TISCO Digunakan di Lebih dari 30 Kapal LNG
[Kilas Baja Tahan Karat SMM] Baja Tahan Karat Membran Kriogenik TISCO Digunakan di Lebih dari 30 Kapal LNG
TISCO Tiongkok berhasil mengembangkan baja tahan karat membran kriogenik khusus untuk kapal LNG, mematahkan monopoli teknologi internasional di segmen ini. Material ini telah mendapatkan sertifikasi GTT dan persetujuan dari berbagai lembaga klasifikasi, sehingga dapat dikirim ke lima galangan kapal besar Tiongkok untuk digunakan pada lebih dari 30 kapal pengangkut LNG. Baja tahan karat austenitik dengan 18% kromium dan 10% nikel ini mempertahankan ketangguhan, ketahanan korosi, dan stabilitas struktural pada suhu -163°C, dengan desain bergelombang 1,2 mm yang menyerap tegangan pemuaian dan penyusutan termal untuk mempercepat jadwal pembangunan kapal. Kompatibel dengan sistem penampungan kargo LNG MARK III, produk ini telah memasuki pasokan komersial aktif, menandai tonggak penting bagi baja khusus kelas kelautan canggih Tiongkok di sektor energi dan perkapalan.
20 menit yang lalu
[Kilas Baja Nirkarat SMM] SAIL & Krakatau Steel Membentuk Usaha Patungan untuk Pabrik Slab Baja Nirkarat Baru di Indonesia
23 menit yang lalu
[Kilas Baja Nirkarat SMM] SAIL & Krakatau Steel Membentuk Usaha Patungan untuk Pabrik Slab Baja Nirkarat Baru di Indonesia
Baca Selengkapnya
[Kilas Baja Nirkarat SMM] SAIL & Krakatau Steel Membentuk Usaha Patungan untuk Pabrik Slab Baja Nirkarat Baru di Indonesia
[Kilas Baja Nirkarat SMM] SAIL & Krakatau Steel Membentuk Usaha Patungan untuk Pabrik Slab Baja Nirkarat Baru di Indonesia
Steel Authority of India Limited (SAIL) dan PT Krakatau Steel dari Indonesia telah menandatangani perjanjian usaha patungan untuk mendirikan pabrik slab baja nirkarat di Indonesia dengan kapasitas produksi tahunan 500.000 ton. Proyek ini bertujuan memperkuat kerja sama industri antara kedua perusahaan dan mendukung pengembangan produksi baja nirkarat di Indonesia, dengan fasilitas yang direncanakan difokuskan pada pembuatan slab baja nirkarat untuk pengolahan lebih lanjut dan aplikasi hilir. Kemitraan ini menandai langkah signifikan dalam memperluas kemampuan manufaktur baja nirkarat regional dan mencerminkan kolaborasi India-Indonesia yang semakin erat di sektor baja.
23 menit yang lalu
Pada tanggal 12 waktu setempat, Presiden AS Trump mengatakan bahwa AS - Shanghai Metals Market (SMM)