[SMM Flash News] Indonesia Hanya Mengizinkan Penambahan Kuota Nikel Secara Terbatas

Telah Terbit: Jul 11, 2026 23:30
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia menyatakan tidak akan ada kenaikan kuota produksi nikel nasional secara luas, kecuali penambahan terbatas untuk mendukung smelter yang masih mengalami kekurangan bahan baku. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno mengatakan tambahan alokasi apa pun akan relatif kecil, karena pemerintah bertujuan mencegah pasokan berlebih di pasar global dan menghindari tekanan lebih lanjut terhadap harga nikel. Perusahaan tambang dapat mengajukan permohonan revisi RKAB hingga 31 Juli 2026, sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 17/2025. Namun, ESDM menegaskan seluruh usulan akan melalui kajian rinci dan tidak akan disetujui secara otomatis.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn