I. Tinjauan Harga Mingguan
Pasar antimon melanjutkan tren penurunan minggu ini, dengan harga semakin melemah. Harga rata-rata ingot antimon #1 sebesar 110.500 yuan/mt pada 6 Juli, turun menjadi 109.500 yuan/mt pada 8 Juli, penurunan mingguan sekitar 1%. Harga rata-rata antimon trioksida 99,8% sekitar 95.500 yuan/mt, turun di bawah level 100.000 yuan/mt, memperpanjang penurunan dari minggu sebelumnya. Harga belum menunjukkan tanda-tanda berhenti turun dan stabil, sementara sentimen pasar tetap bearish.
II. Kondisi Pasokan Pasar
Sisi pasokan, total kuota penambangan bijih antimon tetap dibatasi ketat, dan kapasitas tambang kecil-menengah keluar dari pasar dengan laju semakin cepat. Tanpa tambang baru besar yang masuk produksi secara global, elastisitas sisi pasokan menjadi terbatas. Namun, akibat dampak bijih impor dalam beberapa bulan terakhir, ketersediaan bahan baku aktual di pasar relatif melimpah.
Dari sisi impor, impor bijih dan konsentrat antimon Tiongkok mencapai 48.658,88 mt pada Januari-Mei 2026, melonjak lebih dari 20 kali lipat YoY (+202,39%), dibandingkan hanya 16.091,65 mt pada periode yang sama tahun lalu. Sumber impor semakin beragam: Thailand dan Myanmar tetap berperan utama secara tradisional, sementara Spanyol untuk pertama kalinya muncul sebagai sumber utama baru (4.715,7 mt hanya pada bulan April). Namun, harga satuan yang dideklarasikan sebesar $2.402,58/mt jauh lebih rendah daripada dari Thailand ($7.474/mt) dan Myanmar ($7.628/mt), yang secara luas dianggap pasar sebagai bijih kadar rendah atau aktivitas penjualan kembali oleh pedagang, sehingga menimbulkan keraguan akan keberlanjutannya. Pelaku pasar juga memandang anomali dalam data impor ini sulit dipertahankan, dengan tekanan marjinal dari impor terhadap pasar diperkirakan akan berangsur mereda pada paruh kedua tahun ini.
III. Perubahan Ekspor dan Impor
Sisi ekspor, di bawah penegakan kontrol yang ketat, gambaran keseluruhan menunjukkan nol ekspor antimon tanpa tempa bersamaan dengan kontraksi tajam ekspor antimon trioksida yang terus berlanjut secara YoY. Data spesifiknya ditampilkan dalam tabel di bawah ini:
|
Produk |
Jan-Mei 2026 |
Periode Sama 2025 |
Perubahan YoY |
|
Impor Bijih & Konsentrat Antimon |
48.658,88 mt |
16.091,65 mt |
+202,39% |
|
Ekspor Antimon Mentah |
0 mt |
247 mt |
-100% |
|
Ekspor Antimon Trioksida |
1.878 mt |
4.563,6 mt |
-58,85% |
Dari sisi tujuan ekspor, ekspor antimon trioksida telah bergeser secara signifikan dari pasar tradisional seperti AS dan Eropa ke tujuan baru termasuk Rusia, Thailand, dan Turki. Di sisi kebijakan, Kementerian Perdagangan mengeluarkan pemberitahuan pada 24 Juni 2026 yang menyempurnakan mekanisme pelaporan dan penanganan pelanggaran peraturan pengendalian ekspor barang ganda terkait mineral strategis, mencakup enam komoditas strategis inti termasuk antimon, tanpa ada pelonggaran kebijakan pengendalian ekspor yang terlihat.
4. Status Permintaan Penggunaan Akhir
Permintaan di industri kaca PV tetap berada dalam fase lemah siklis. Baru-baru ini, pesanan industri terus melemah, dan beberapa produsen telah memulai atau merencanakan penghentian produksi untuk pemeliharaan. Terpengaruh oleh hal ini, perusahaan hanya mempertahankan pengisian stok penting dalam pengadaan natrium piroantimonat, dengan permintaan pembelian baru yang minim. Di sisi bahan tahan api, seiring dengan penurunan harga bromin, di sektor seperti elektronik dan peralatan listrik di mana persyaratan ketat untuk kinerja tahan api dan biaya ada, sistem sinergi bromin-antimon tetap tidak tergantikan, sehingga pesanan sedikit membaik dibandingkan periode sebelumnya, dan volume pengadaan sedikit pulih.
Dalam jangka pendek, terpengaruh oleh musim sepi PV yang berlanjut dan sentimen bearish yang inersial, harga antimon mungkin masih menguji level yang lebih rendah, tetapi ruang penurunan menyempit, dan dukungan biaya mulai muncul. Keyakinan pasar juga pulih. Saat ini, pasar secara umum memandang 100.000 yuan/mt sebagai level dukungan kunci untuk penurunan kali ini, dengan dukungan dasar yang kuat. Diperkirakan laju penurunan harga antimon akan melambat pada kuartal ketiga.



