Peru menyatakan keadaan darurat selama 60 hari di 796 distrik pada 2 Juli akibat fenomena El Niño yang sedang berlangsung dan meningkatnya risiko hujan lebat serta bencana alam besar.
Berdasarkan survei pasar SMM, produksi dan operasi tambang tembaga utama di Peru sebagian besar tidak terdampak, dengan kegiatan penambangan tetap berjalan normal. Namun, aktivitas logistik—termasuk pengangkutan bijih, pengiriman pasokan produksi, perjalanan pekerja, dan jadwal kapal—mungkin mengalami sejumlah gangguan. Tambang yang sangat bergantung pada transportasi kereta api diperkirakan akan menghadapi dampak yang relatif terbatas. Menurut informasi dari sumber industri setempat, operasi berskala besar seperti Antamina dan Quellaveco, yang menggunakan transportasi kereta api, diperkirakan akan mengalami tekanan logistik yang relatif terbatas.
![Inventory continued to decline and suppliers took the opportunity to hold prices firm, but overall trading was moderate [SMM South China Spot Copper]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/TlzAr20251217171709.jpg)
![Tingkat Operasi Meningkat Sesuai Perkiraan, Peningkatan Jangka Pendek pada AC Tidak Dapat Mengubah Musim Sepi Permintaan Peralatan Rumah Tangga [Tinjauan Mingguan Pasar Kawat Email SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JnFuh20251217171711.jpg)

