Menurut statistik bea cukai, Guangzhou mengekspor lebih dari 120.000 kendaraan senilai 13,295 miliar yuan dalam lima bulan pertama tahun ini, naik masing‑masing 65,8% dan 56,1% secara tahunan. Di antaranya, ekspor kendaraan penumpang listrik mencapai 75.500 unit senilai 9,36 miliar yuan, melonjak masing‑masing 92,8% dan 88,5%, menjadikan ekspor mobil sebagai pendorong utama pertumbuhan perdagangan luar negeri kota ini.
Pertumbuhan ekspor yang pesat tersebut terutama berkat peningkatan kapasitas pelabuhan dan inovasi layanan di Guangzhou. Pelabuhan Nansha, yang dilengkapi tujuh dermaga kelas 10.000 ton ke atas serta kapasitas desain tahunan lebih dari 3 juta kendaraan, mengoperasikan 12 rute ro‑ro internasional. Pada periode Januari–Mei, sekitar 192.000 kendaraan diekspor melalui terminal mobil Nansha, dengan kendaraan energi baru (NEV) mencakup hampir setengahnya dan mencatat pertumbuhan lebih dari 80%. Sementara itu, model inovatif seperti "Jalur Ekspres Ekspor Mobil Guangzhou–Hong Kong" telah memangkas waktu pendaftaran kendaraan dari 14 hari menjadi 3 hari setelah tiba di Hong Kong, menekan biaya per kendaraan lebih dari 2.000 yuan dan menghemat total lebih dari 12 juta yuan bagi perusahaan. Kota ini juga telah menerbitkan "Panduan Ekspor Mobil" dan secara rutin mengadakan acara penjodohan sumber daya untuk memberikan panduan proses menyeluruh bagi para produsen mobil.
![[Analisis SMM] Zimbabwe Usulkan Penggunaan Sumber Daya Alam sebagai Jaminan untuk Membiayai Proyek Infrastruktur dengan Tiongkok](https://imgqn.smm.cn/usercenter/GVVKq20251217171728.jpg)
![[Analisis SMM] Premier African Minerals Menyampaikan Pembaruan Operasional dan Korporasi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/mpqgn20251217171727.jpg)

