Kongo Memerintahkan Penambang Kobalt untuk Menyerahkan Kuota Ekspor yang Tidak Terpakai

Telah Terbit: Jun 29, 2026 23:49
Pada 29 Juni, ARECOMS (Otoritas Pengaturan dan Pengendalian Pasar Bahan Mineral Strategis) mengumumkan bahwa semua kuota ekspor kobalt yang dialokasikan untuk paruh pertama tahun 2026 yang tetap tidak terpakai per 30 Juni 2026 akan dianggap hangus dan ditarik kembali. Volume yang tidak terpakai ini akan dialihkan ke kumpulan kuota strategis ARECOMS untuk dialokasikan kembali oleh regulator. Ini berarti perusahaan tambang tidak lagi diizinkan mempertahankan kuota ekspor yang tidak terpakai, semakin memperkuat kendali pemerintah atas laju ekspor kobalt. Masih belum jelas berapa banyak dari total kuota ekspor tahun 2026 yang belum dimanfaatkan dan perusahaan mana yang paling terdampak secara signifikan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Battery Brief] Asosiasi Industri Baterai Mengeluarkan Inisiatif Pembayaran kepada Pemasok, MIIT Menyatakan Dukungan
9 jam yang lalu
[SMM Battery Brief] Asosiasi Industri Baterai Mengeluarkan Inisiatif Pembayaran kepada Pemasok, MIIT Menyatakan Dukungan
Baca Selengkapnya
[SMM Battery Brief] Asosiasi Industri Baterai Mengeluarkan Inisiatif Pembayaran kepada Pemasok, MIIT Menyatakan Dukungan
[SMM Battery Brief] Asosiasi Industri Baterai Mengeluarkan Inisiatif Pembayaran kepada Pemasok, MIIT Menyatakan Dukungan
Aliansi Inovasi Baterai Otomotif China dan Aliansi Teknologi Industri Penyimpanan Energi Zhongguancun secara bersama-sama merilis inisiatif untuk menstandarkan praktik pembayaran pemasok bagi perusahaan baterai tenaga dan penyimpanan energi. Inisiatif ini menyerukan penerimaan bahan dan komponen dalam tujuh hari kerja, dengan ketentuan pembayaran bagi pemasok UKM umumnya dimulai sejak pengiriman atau penerimaan, serta menganjurkan pembayaran tunai penuh kepada pemasok kecil dan menengah. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penting dalam menerapkan peraturan tentang pembayaran tepat waktu kepada UKM.
9 jam yang lalu
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
9 jam yang lalu
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
Baca Selengkapnya
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
9 jam yang lalu
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
10 jam yang lalu
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Baca Selengkapnya
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Pemerintah Korea Selatan telah mulai bekerja untuk membangun sistem yang secara resmi mengesahkan nilai mineral utama yang diekstraksi dari baterai bekas, seperti litium dan nikel, sebagai bahan baku daur ulang. Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan mengumumkan pada 25 Juni bahwa pihaknya menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk proyek percontohan sistem sertifikasi produksi bahan baku daur ulang baterai di President Hotel di Seoul, dengan partisipasi enam perusahaan daur ulang baterai bekas dan Korea Environment Corporation. Melalui proyek percontohan tersebut, pemerintah berencana memverifikasi metode sertifikasi dalam proses produksi aktual sebelum menerapkan sistem secara penuh pada Mei tahun depan. Sistem sertifikasi produksi bahan baku daur ulang baterai adalah skema di mana pemerintah secara resmi mengonfirmasi bahwa bahan baku utama baterai, seperti litium, nikel, dan kobalt, yang diproduksi melalui daur ulang baterai bekas yang dikumpulkan dari kendaraan listrik dan sumber lainnya, merupakan bahan baku daur ulang yang berasal dari sumber daya limbah. Sertifikasi ini akan mencakup delapan jenis bahan: litium karbonat, litium hidroksida, nikel sulfat, kobalt sulfat, mangan sulfat, grafit, endapan logam campuran, dan bahan aktif katoda.
10 jam yang lalu