[Baterai Litium: XTC New Energy Merencanakan Proyek Baru Material Katoda Baterai Litium 10.000 Ton di Malaysia]

Telah Terbit: Jun 29, 2026 14:03
Pada malam 26 Juni, XTC New Energy mengumumkan rencana pendirian anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Hong Kong XTC New Energy, di Hong Kong. Melalui Hong Kong XTC New Energy dan perusahaan Malaysia EMI, akan didirikan perusahaan patungan, Malaysia XTC New Energy, sebagai entitas pelaksana proyek untuk berinvestasi dan membangun proyek material katode ion litium berkapasitas 10.000 ton per tahun. Total investasi proyek sekitar 64,58 juta dolar AS, setara dengan sekitar 450 juta yuan. Masa konstruksi direncanakan dari September 2026 hingga Juni 2027, dengan durasi total 10 bulan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Battery Brief] Battery Industry Associations Issue Supplier Payment Initiative, MIIT Expresses Support
2 menit yang lalu
[SMM Battery Brief] Battery Industry Associations Issue Supplier Payment Initiative, MIIT Expresses Support
Baca Selengkapnya
[SMM Battery Brief] Battery Industry Associations Issue Supplier Payment Initiative, MIIT Expresses Support
[SMM Battery Brief] Battery Industry Associations Issue Supplier Payment Initiative, MIIT Expresses Support
The China Automotive Battery Innovation Alliance and the Zhongguancun Energy Storage Industry Technology Alliance jointly released an initiative to standardize supplier payment practices for power and energy storage battery companies. The initiative calls for material and component acceptance within seven working days, with payment terms for SME suppliers generally starting from delivery or acceptance, and advocates full cash payments to small and medium-sized suppliers. China's Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) said the initiative is an important step in implementing regulations on timely payments to SMEs.
2 menit yang lalu
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
20 menit yang lalu
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
Baca Selengkapnya
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
Pengumuman Tender untuk Bata Karbon Grafit dan Proyek Lainnya
20 menit yang lalu
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
1 jam yang lalu
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Baca Selengkapnya
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Korea Selatan Mulai Membangun Sistem Sertifikasi untuk Bahan Baterai Daur Ulang
Pemerintah Korea Selatan telah mulai bekerja untuk membangun sistem yang secara resmi mengesahkan nilai mineral utama yang diekstraksi dari baterai bekas, seperti litium dan nikel, sebagai bahan baku daur ulang. Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan mengumumkan pada 25 Juni bahwa pihaknya menandatangani nota kesepahaman (MOU) untuk proyek percontohan sistem sertifikasi produksi bahan baku daur ulang baterai di President Hotel di Seoul, dengan partisipasi enam perusahaan daur ulang baterai bekas dan Korea Environment Corporation. Melalui proyek percontohan tersebut, pemerintah berencana memverifikasi metode sertifikasi dalam proses produksi aktual sebelum menerapkan sistem secara penuh pada Mei tahun depan. Sistem sertifikasi produksi bahan baku daur ulang baterai adalah skema di mana pemerintah secara resmi mengonfirmasi bahwa bahan baku utama baterai, seperti litium, nikel, dan kobalt, yang diproduksi melalui daur ulang baterai bekas yang dikumpulkan dari kendaraan listrik dan sumber lainnya, merupakan bahan baku daur ulang yang berasal dari sumber daya limbah. Sertifikasi ini akan mencakup delapan jenis bahan: litium karbonat, litium hidroksida, nikel sulfat, kobalt sulfat, mangan sulfat, grafit, endapan logam campuran, dan bahan aktif katoda.
1 jam yang lalu