[SMM Nickel Flash News] Kilasan Pasar Nikel: Juni yang Fluktuatif Berakhir, Fokus pada Keputusan RKAB Juli

Telah Terbit: Jun 29, 2026 12:43
Pada Juni 2026, pasar nikel tetap sangat fluktuatif, dengan sentimen pasar terutama dipengaruhi oleh kebijakan kuota RKAB Indonesia. Optimisme awal terhadap kuota pertambangan 2026 yang lebih rendah, yaitu 260–270 juta wmt, mendukung harga karena kekhawatiran kekurangan bijih, tetapi spekulasi tentang potensi kenaikan kuota mulai Juli kemudian memicu aksi jual tajam pada nikel LME. Smelter-smelter Indonesia terus menghadapi pasokan bijih yang ketat dan permintaan baja nirkarat yang lemah. Ke depannya, HMA Juli yang lebih rendah diperkirakan akan menekan harga bijih domestik, dengan premi fisik kemungkinan turun sekitar US$2–3 per ton dari level Juni. Namun, prospek pasar pada akhirnya akan bergantung pada keputusan pemerintah mengenai revisi RKAB dan kondisi pasokan yang ditimbulkannya.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Peningkatan Sumber Daya di Tambang Tembaga-Nikel Selkirk Botswana
27 menit yang lalu
Peningkatan Sumber Daya di Tambang Tembaga-Nikel Selkirk Botswana
Baca Selengkapnya
Peningkatan Sumber Daya di Tambang Tembaga-Nikel Selkirk Botswana
Peningkatan Sumber Daya di Tambang Tembaga-Nikel Selkirk Botswana
27 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Kilasan Pasar Nikel: Juni yang Fluktuatif Berakhir, Fokus pada Keputusan RKAB Juli
38 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Kilasan Pasar Nikel: Juni yang Fluktuatif Berakhir, Fokus pada Keputusan RKAB Juli
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] Kilasan Pasar Nikel: Juni yang Fluktuatif Berakhir, Fokus pada Keputusan RKAB Juli
[SMM Nickel Flash News] Kilasan Pasar Nikel: Juni yang Fluktuatif Berakhir, Fokus pada Keputusan RKAB Juli
Pasar nikel tetap sangat volatil pada Juni 2026, dengan sentimen didominasi oleh kebijakan RKAB Indonesia. Optimisme awal atas kuota penambangan 2026 yang lebih rendah sebesar 260–270 juta ton basah mendukung harga karena kekhawatiran kekurangan bijih, tetapi spekulasi mengenai potensi peningkatan kuota mulai Juli kemudian memicu aksi jual tajam pada nikel LME. Smelter-smelter Indonesia terus menghadapi pasokan bijih yang ketat dan permintaan baja tahan karat yang lemah. Ke depan, HMA Juli yang lebih rendah diperkirakan akan menekan harga bijih domestik, dengan premi fisik kemungkinan turun sekitar US$2–3/ton dari level Juni. Namun, prospek pasar pada akhirnya akan bergantung pada keputusan pemerintah terkait revisi RKAB dan kondisi pasokan yang dihasilkan.
38 menit yang lalu
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Turun 40 Yuan per Metrik Ton pada 29 Juni
1 jam yang lalu
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Turun 40 Yuan per Metrik Ton pada 29 Juni
Baca Selengkapnya
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Turun 40 Yuan per Metrik Ton pada 29 Juni
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Turun 40 Yuan per Metrik Ton pada 29 Juni
Menurut data SMM, pada 29 Juni, harga rata-rata nikel sulfat kelas baterai SMM turun sebesar 40 yuan per metrik ton dari Jumat lalu.
1 jam yang lalu
Pada Juni 2026, pasar nikel tetap sangat fluktuatif, dengan sentimen p - Shanghai Metals Market (SMM)