[SMM Berita Kilat Nikel]: Apa yang Diharapkan Selanjutnya Saat Pasar Menanti Finalisasi RKAB?
Dengan konfirmasi pemerintah Indonesia bahwa RKAB 2026 belum difinalisasi, pasar kini fokus pada langkah berikutnya. Perusahaan tambang diperkirakan akan mengajukan permohonan tambahan kuota RKAB pada bulan Juli, setelah itu ESDM akan meninjau pengajuan tersebut sebelum persetujuan akhir oleh Menteri Bahlil. Setiap peningkatan produksi yang disetujui kemungkinan hanya akan memengaruhi pasokan pada semester kedua 2026. Tiga skenario tetap menjadi fokus: kenaikan kuota besar (340–360 juta ton) akan meningkatkan pasokan bijih secara signifikan dan menekan harga nikel; kenaikan moderat (290–320 juta ton) akan meredakan kekurangan pasokan dengan dampak pasar yang terbatas; sementara sedikit atau tanpa kenaikan (260–280 juta ton) akan menjaga pasokan bijih relatif ketat, mendukung harga bijih maupun nikel. Dengan demikian, keputusan RKAB bulan Juli diperkirakan menjadi katalis utama berikutnya bagi pasar nikel Indonesia.


