Guizhou Menambah Kapasitas Peleburan Timbal dan Seng Baru

Telah Terbit: Jun 24, 2026 15:08
Menurut pemahaman SMM, pada 23 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Hezhang dan Guizhou Dingshengxin Zinc & Germanium New Materials Co., Ltd. resmi menandatangani "Kontrak Investasi Proyek Manufaktur Hijau Guizhou Dingshengxin Zinc & Germanium New Materials." Proyek ini memiliki total investasi yang disetujui sebesar 5,5 miliar yuan dan dirancang untuk memproduksi 220.000 ton ingot seng per tahun (termasuk 100.000 ton material baru paduan seng kelas atas untuk die casting dan galvanisasi), 80.000 ton ingot timbal, serta pemulihan logam langka dan berharga seperti ingot germanium, ingot perak, dan kadmium rafinasi, beserta sistem produksi asam sulfat pendukung dengan output tahunan sekitar 580.000 ton asam sulfat.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Berita Negatif Sudah Diperhitungkan, Timbal SHFE Diperkirakan Akan Konsolidasi dan Memantul Kembali [Ulasan Singkat Berjangka Timbal]
4 jam yang lalu
Berita Negatif Sudah Diperhitungkan, Timbal SHFE Diperkirakan Akan Konsolidasi dan Memantul Kembali [Ulasan Singkat Berjangka Timbal]
Baca Selengkapnya
Berita Negatif Sudah Diperhitungkan, Timbal SHFE Diperkirakan Akan Konsolidasi dan Memantul Kembali [Ulasan Singkat Berjangka Timbal]
Berita Negatif Sudah Diperhitungkan, Timbal SHFE Diperkirakan Akan Konsolidasi dan Memantul Kembali [Ulasan Singkat Berjangka Timbal]
4 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Jul)
4 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Jul)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Jul)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (16 Jul)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 16 Juli 2026.
4 jam yang lalu
[SMM Flash] India Hadapi Larangan Ekspor Belerang
4 jam yang lalu
[SMM Flash] India Hadapi Larangan Ekspor Belerang
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] India Hadapi Larangan Ekspor Belerang
[SMM Flash] India Hadapi Larangan Ekspor Belerang
Menurut umpan balik dari sebuah kilang minyak India, otoritas nasional terkait telah mengeluarkan arahan untuk memprioritaskan pasokan sulfur domestik dan melarang ekspor, guna menjaga ketersediaan lokal. Data perdagangan menunjukkan bahwa ekspor sulfur India sangat terkonsentrasi di pasar Tiongkok. Menurut data WITS, pada 2024 nilai ekspor sulfur mentah atau sulfur tidak dimurnikan India mencapai sekitar US$81,02 juta, dengan volume sekitar 805,2 juta kg (sekitar 805.200 ton). Dari jumlah tersebut, ekspor ke Tiongkok mencapai US$78,33 juta, dengan volume sekitar 797,2 juta kg (sekitar 797.200 ton), atau sekitar 99% dari total ekspor sulfur India. Tujuan utama lainnya meliputi Tanzania, Afrika Selatan, Sri Lanka, dan Australia, namun dalam jumlah yang sangat terbatas. Sebelumnya, kelompok lobi industri India berulang kali mendesak pemerintah New Delhi untuk melarang ekspor sulfur. Dari kebutuhan sulfur tahunan India sekitar 2 juta ton, lebih dari setengahnya dipenuhi oleh impor, dan hampir separuhnya berasal dari Timur Tengah. Pemicu langsung larangan ekspor ini adalah gangguan pelayaran yang parah di Selat Hormuz akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, yang terus memperketat pasokan sulfur global.
4 jam yang lalu