[Nickel Industries: Akan Mengakuisisi Sebagian Saham PT CNE, Kapasitas Tahunan Dirancang 28.357 mt Ni, Produksi Diperkirakan Mulai Pertengahan 2027] Nickel Industries mengumumkan telah menjalin kerja sama strategis jangka panjang dan menandatangani perjanjian kerangka kerja dengan mitra lokal Indonesia serta investor Indonesia PT Jaya Agung Investasi (JAYA) untuk penambangan bijih nikel dan pengolahan dengan pelindian asam tekanan tinggi (HPAL). Berdasarkan perjanjian tersebut, JAYA akan mengakuisisi 85,7% kepemilikan saham di PT Chengsheng New Energy (CNE), sementara dalam perjanjian kerangka kerja, hak tersebut akan diakuisisi oleh Nickel Industries dan mitra lokal dengan imbalan 30% kepemilikan di dua IUP proyek Sampala, yaitu PT Abadi Nikel Nusantara dan PT Erabaru Timur Lestari.
PT Chengsheng New Energy memiliki proyek HPAL yang sedang dikembangkan di lokasi yang sama dengan ENC di dalam kawasan IMIP Indonesia sebagai perluasan ENC, memproduksi endapan hidroksida campuran (MHP) untuk rantai pasok baterai kendaraan listrik. CNE memiliki kapasitas tahunan 28.357 mt Ni, dengan produksi diperkirakan dimulai pada pertengahan 2027. Produksi MHP yang diatribusikan kepada Nickel Industries adalah sebesar 10.208 mt Ni per tahun.
![[SMM Kilasan Baja Nirkarat] Rincian TRQ UE Bocor](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OjGlE20251217171734.jpg)
![[SMM Stainless Steel Flash] Harga Baja Tahan Karat Taiwan China Menghadapi Turbulensi pada Semester Kedua 2026](https://imgqn.smm.cn/usercenter/VstiG20251217171732.jpeg)
![[SMM Kilas Baja Tahan Karat] Taiwan Tiongkok Menilai Dampak Rendah dari Tarif Sementara Baja Tahan Karat Jepang](https://imgqn.smm.cn/usercenter/GmHLU20251217171733.jpg)
