[SMM Iron & Steel] Manufaktur Menjadi Pendorong Utama Permintaan Baja India

Telah Terbit: Jun 23, 2026 15:23
Konsumsi baja jadi India naik 7% menjadi 161 juta ton pada FY26, menandai pertumbuhan paling lambat pasca-pandemi. Permintaan infrastruktur tetap datar di 45 juta ton karena pelaksanaan proyek, pembangunan jalan raya, dan pencairan dana melambat. Manufaktur menjadi pendorong pertumbuhan utama, dengan sektor teknik, barang modal, barang tahan lama konsumen, dan otomotif mendorong total permintaan menjadi 60 juta ton dan menyumbang lebih dari 70% pertumbuhan tambahan. BigMint memperkirakan permintaan akan naik menjadi 175 juta ton pada FY27 seiring pemulihan infrastruktur.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Steel] Defisit pasokan, harga EXW AS terus meningkat
5 menit yang lalu
[SMM Steel] Defisit pasokan, harga EXW AS terus meningkat
Baca Selengkapnya
[SMM Steel] Defisit pasokan, harga EXW AS terus meningkat
[SMM Steel] Defisit pasokan, harga EXW AS terus meningkat
[AS] Harga HRC domestik AS EXW baru-baru ini naik 7,5 USD/ton, mendorongnya ke 1.142,75 USD/ton EXW. Tingkat harga ini merupakan yang tertinggi sejak 25 April 2023. Karena pabrik baja domestik saat ini sepenuhnya fokus pada pengiriman pesanan tertunda sebelumnya, ketersediaan HRC spot di pasar sangat langka, menyebabkan lonjakan harga yang tajam.
5 menit yang lalu
[Flash Pasar Baja SMM] POSCO Mereorganisasi Portofolio Menjadi 8 'Baja Strategis' dengan Sistem 'One Team'
16 menit yang lalu
[Flash Pasar Baja SMM] POSCO Mereorganisasi Portofolio Menjadi 8 'Baja Strategis' dengan Sistem 'One Team'
Baca Selengkapnya
[Flash Pasar Baja SMM] POSCO Mereorganisasi Portofolio Menjadi 8 'Baja Strategis' dengan Sistem 'One Team'
[Flash Pasar Baja SMM] POSCO Mereorganisasi Portofolio Menjadi 8 'Baja Strategis' dengan Sistem 'One Team'
POSCO pada Rabu mengatakan pihaknya merampingkan lini produk menjadi delapan 'baja strategis' yang dikelola dalam struktur 'One Team' baru yang mendobrak sekat antar-divisi internal, dengan setiap tim menangani rantai penuh dari riset dan pengembangan hingga penjualan. Kedelapannya meliputi baja tahan karat untuk pasar pertumbuhan generasi mendatang, PosMAC, baja mangan tinggi, baja EAF premium, pelat berat energi, baja listrik, GigaSteel, dan HyperNO. Pohang akan menjadi pusat baja energi—termasuk baja tahan karat berkekuatan tinggi—sementara Gwangyang fokus pada baja untuk otomotif dan mobilitas baru. POSCO membingkai perombakan ini sebagai respons terhadap meningkatnya impor murah ke Korea dan hambatan perdagangan di luar negeri, setelah tarif AS memangkas ekspor ke AS 8% secara tahunan, serta mengaitkannya dengan UU K-Steel Act Korea yang baru—menandakan peralihan ke produk khusus premium, termasuk baja tahan karat di dalamnya.
16 menit yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (25 Jun)
41 menit yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (25 Jun)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (25 Jun)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (25 Jun)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 25 Juni 2026.
41 menit yang lalu
Konsumsi baja jadi India naik 7% menjadi 161 juta ton pada FY26, menan - Shanghai Metals Market (SMM)