[Solar: Bangladesh mengumumkan insentif pajak untuk mempercepat pengembangan tenaga surya]

Telah Terbit: Jun 19, 2026 14:26
Bangladesh telah mengumumkan paket kebijakan utama untuk mempercepat pengembangan tenaga surya, termasuk tarif pajak 0% untuk sektor surya hingga 2035 dan potongan pajak 5% untuk pembayaran tagihan listrik tenaga surya konsumen. Pemerintah juga akan menurunkan bea masuk, bea regulasi, bea tambahan, dan pajak di muka menjadi 0% untuk komponen utama tenaga surya, termasuk inverter, sel litium, baterai litium-ion, modul PV, struktur pemasangan, BESS, sistem manajemen baterai, kabel DC surya, dan sistem manajemen termal baterai. Kebijakan ini bertujuan menarik investasi dan mendukung target Bangladesh untuk memenuhi 20% kebutuhan listrik dari energi terbarukan pada 2030 serta 30%–50% dari energi bersih pada 2050. SMM meyakini pajak yang lebih rendah dan biaya impor peralatan akan mendukung pengembangan tenaga surya skala utilitas dan terdistribusi, sekaligus meningkatkan daya tarik manufaktur peralatan energi terbarukan lokal.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Transisi Energi Indonesia Berakselerasi: Dari Target Kebijakan ke Penerapan Nyata
9 jam yang lalu
[Analisis SMM] Transisi Energi Indonesia Berakselerasi: Dari Target Kebijakan ke Penerapan Nyata
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Transisi Energi Indonesia Berakselerasi: Dari Target Kebijakan ke Penerapan Nyata
[Analisis SMM] Transisi Energi Indonesia Berakselerasi: Dari Target Kebijakan ke Penerapan Nyata
Dalam beberapa tahun terakhir, transisi energi Indonesia menunjukkan tanda-tanda percepatan yang jelas. Seiring dengan penetapan target energi terbarukan yang lebih ambisius oleh pemerintah, serta terus berlanjutnya dekarbonisasi pertambangan, peningkatan sistem tenaga listrik di pulau-pulau, pengembangan proyek PLTS terapung, dan pengembangan manufaktur lokal, potensi pertumbuhan jangka panjang pasar PLTS, penyimpanan energi, dan microgrid di Indonesia semakin terbuka lebar.
9 jam yang lalu
[Solar: HVR Solar Akan Bangun Pabrik Sel TOPCon 1,2 GW di India]
12 jam yang lalu
[Solar: HVR Solar Akan Bangun Pabrik Sel TOPCon 1,2 GW di India]
Baca Selengkapnya
[Solar: HVR Solar Akan Bangun Pabrik Sel TOPCon 1,2 GW di India]
[Solar: HVR Solar Akan Bangun Pabrik Sel TOPCon 1,2 GW di India]
Produsen PV India dan perusahaan EPC HVR Solar berencana memasuki manufaktur sel surya dengan fasilitas produksi tahunan 1,2GW di Amroha, Uttar Pradesh. Perusahaan ini menandatangani MoU dengan sejumlah mitra teknologi internasional selama SNEC 2026, termasuk Shenzhen Han’s Photovoltaic Equipment untuk peralatan sel TOPCon, Gentech Technology untuk sistem utilitas kimia dan gas, serta Indygreen Technologies untuk integrasi lini produksi. HVR menyatakan proyek ini akan mendukung rantai pasok energi terbarukan domestik India, mengurangi ketergantungan impor, dan menciptakan lebih dari 500 lapangan kerja langsung.
12 jam yang lalu
[Energi Surya: European Energy meresmikan taman surya 148MW di Latvia]
12 jam yang lalu
[Energi Surya: European Energy meresmikan taman surya 148MW di Latvia]
Baca Selengkapnya
[Energi Surya: European Energy meresmikan taman surya 148MW di Latvia]
[Energi Surya: European Energy meresmikan taman surya 148MW di Latvia]
European Energy yang berbasis di Denmark telah meresmikan Taman Surya Tārgale berkapasitas 148 MW di Latvia. Berlokasi di Kotamadya Ventspils, proyek senilai EUR 80 juta ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 154.550 MWh listrik per tahun, cukup untuk memasok sekitar 60.000 rumah tangga. Proyek ini didukung oleh PPA korporat 110 MW dengan Apple, yang disebut European Energy sebagai salah satu PPA korporat satu pabrik terbesar di kawasan Baltik. Proyek ini dikembangkan bersama pemangku kepentingan lokal dan dimiliki bersama oleh European Energy serta dana pensiun Denmark, Sampension.
12 jam yang lalu
Bangladesh telah mengumumkan paket kebijakan utama untuk mempercepat p - Shanghai Metals Market (SMM)