Harga ekspor logam tanah jarang berat terus meningkat, dan Eropa, AS, serta Jepang mempercepat pembangunan rantai industri daur ulang logam tanah jarang [SMM Ex-China Rare Earth Weekly Review]
Pasar logam tanah jarang luar negeri minggu ini menunjukkan perbedaan arah antara jenis ringan dan berat. Didorong oleh tren kenaikan di Tiongkok, harga terbium oksida dan logam terbium naik, sementara logam tanah jarang ringan tetap stabil. Dari segi perdagangan, logam tanah jarang berat hanya mengalami sedikit transaksi karena kontrol ekspor. Di bidang industri, perusahaan-perusahaan AS mempercepat daur ulang dan pemurnian domestik, sementara perusahaan-perusahaan Eropa dan Jepang memajukan penelitian dan pengembangan daur ulang bahan magnetik dan teknologi alternatif bebas logam tanah jarang. Sementara itu, para pelaku di Indo-Pasifik dan Korea Selatan secara aktif merestrukturisasi rantai pasok, dan proyek pengembangan serta pengolahan sumber daya diluncurkan secara intensif di lokasi-lokasi seperti Malaysia, Thailand, dan Brasil. Strategi global “de-risking” untuk logam tanah jarang terus diperdalam.