[SMM Flash News] Indonesia Mengusulkan Peningkatan Volume Solar Bersubsidi dan Minyak Tanah untuk Tahun 2027

Telah Terbit: Jun 16, 2026 23:19
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Bahlil Lahadalia mengusulkan peningkatan alokasi solar bersubsidi dari 18,64 juta kiloliter (KL) pada 2026 menjadi antara 18,80 juta hingga 19 juta KL untuk Rancangan APBN 2027. Alokasi minyak tanah bersubsidi juga diusulkan naik dari 0,53 juta KL menjadi 0,543–0,561 juta KL, sehingga total volume BBM bersubsidi yang diusulkan menjadi 19,561 juta KL. Sementara itu, kuota elpiji 3 kg bersubsidi tetap tidak berubah di 8 juta metrik ton, dan tarif subsidi tetap solar senilai Rp1.000 per liter.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn