AS yakin akan menandatangani MoU dengan Iran, menunggu dukungan Israel di tengah rencana penandatanganan elektronik

Telah Terbit: Jun 13, 2026 14:45

Seorang pejabat senior pemerintah AS mengungkapkan bahwa pihak AS memiliki keyakinan "cukup tinggi" dalam menandatangani nota kesepahaman dengan Iran dalam beberapa hari mendatang, dengan tingkat keyakinan spesifik antara "80% dan 85%". Selain itu, pejabat tersebut menyatakan bahwa pihak AS yakin Israel akan mendukung MoU antara AS dan Iran ini.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Araghchi mengatakan bahwa setelah kedua pihak menyelesaikan tahap akhir negosiasi, MoU tersebut akan segera ditandatangani dan diumumkan. Secara khusus, tahap pertama penandatanganan akan dilakukan secara elektronik dan jarak jauh, sebuah proses yang diperkirakan selesai dalam beberapa hari mendatang. Araghchi menambahkan bahwa Iran akan memungut biaya untuk layanan terkait Selat Hormuz.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Penjualan Kendaraan China Mei Turun 2,1% YoY, Pasar NEV Melonjak 14,4% dengan Pertumbuhan Ekspor yang Kuat
3 jam yang lalu
Penjualan Kendaraan China Mei Turun 2,1% YoY, Pasar NEV Melonjak 14,4% dengan Pertumbuhan Ekspor yang Kuat
Baca Selengkapnya
Penjualan Kendaraan China Mei Turun 2,1% YoY, Pasar NEV Melonjak 14,4% dengan Pertumbuhan Ekspor yang Kuat
Penjualan Kendaraan China Mei Turun 2,1% YoY, Pasar NEV Melonjak 14,4% dengan Pertumbuhan Ekspor yang Kuat
Menurut data yang dirilis CAAM, total penjualan kendaraan di Tiongkok mencapai 2,629 juta unit pada Mei, turun 2,1% YoY. Namun, pasar kendaraan energi baru (NEV) menunjukkan performa kuat, dengan penjualan mencapai 1,496 juta unit, naik 14,4% YoY, dan pangsanya dari total penjualan kendaraan baru naik menjadi 56,9%. Selain itu, ekspor NEV mencatat hasil yang signifikan, dengan ekspor pada Mei mencapai 446.000 unit, lebih dari dua kali lipat YoY.
3 jam yang lalu
PPI AS Melonjak ke 6,5% pada Bulan Mei, Didorong oleh Harga Energi; PPI Inti Naik Kurang dari Perkiraan
3 jam yang lalu
PPI AS Melonjak ke 6,5% pada Bulan Mei, Didorong oleh Harga Energi; PPI Inti Naik Kurang dari Perkiraan
Baca Selengkapnya
PPI AS Melonjak ke 6,5% pada Bulan Mei, Didorong oleh Harga Energi; PPI Inti Naik Kurang dari Perkiraan
PPI AS Melonjak ke 6,5% pada Bulan Mei, Didorong oleh Harga Energi; PPI Inti Naik Kurang dari Perkiraan
Didorong oleh lonjakan harga energi, PPI AS naik menjadi 6,5% YoY pada bulan Mei, tertinggi sejak November 2022 dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 6,4%. Namun, di luar pangan dan energi, PPI inti naik 4,9% YoY, di bawah ekspektasi 5,4%.
3 jam yang lalu
Bank Dunia Memprediksi Pertumbuhan Global Melambat pada 2026 Akibat Perang Iran dan Gangguan Energi
3 jam yang lalu
Bank Dunia Memprediksi Pertumbuhan Global Melambat pada 2026 Akibat Perang Iran dan Gangguan Energi
Baca Selengkapnya
Bank Dunia Memprediksi Pertumbuhan Global Melambat pada 2026 Akibat Perang Iran dan Gangguan Energi
Bank Dunia Memprediksi Pertumbuhan Global Melambat pada 2026 Akibat Perang Iran dan Gangguan Energi
Bank Dunia mencatat dalam laporan Prospek Ekonomi Global terbarunya bahwa pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat, terbebani dampak perang Iran, dengan proyeksi tingkat pertumbuhan 2026 menurun dari 2,9% tahun lalu menjadi 2,5%. Laporan itu juga memperingatkan jika gangguan pasokan energi semakin parah, disertai tekanan keuangan signifikan, pertumbuhan ekonomi global pada 2026 bisa merosot lebih lanjut ke 1,3%.
3 jam yang lalu
Seorang pejabat senior pemerintah AS mengungkapkan bahwa pihak AS memi - Shanghai Metals Market (SMM)