[Analisis SMM] Impor dan Ekspor Belerang Indonesia pada Bulan April

Telah Terbit: Jun 11, 2026 11:15
Pada April 2026, impor belerang SMM Indonesia mencapai 267.299,22 ton metrik dalam berat fisik, turun 28,6% MoM dan naik 79,2% YoY. Ekspor belerang SMM Indonesia tercatat 0,00204 ton metrik dalam berat fisik.

 

Menurut data terbaru dari Bea Cukai, impor sulfur SMM Indonesia pada April 2026 mencapai 267.299,22 ton dalam berat fisik, turun 28,6% secara bulanan dan naik 79,2% secara tahunan. Negara pemasok utama impor antara lain Arab Saudi, India, AS, Korea Selatan, Jepang, Filipina, Malaysia, Brunei, dan UEA. Dari jumlah tersebut, pangsa sumber dari Timur Tengah turun tajam, dengan total kontribusi sebesar 37,4%.

Pada April 2026, ekspor sulfur SMM Indonesia mencapai 0,00204 ton dalam berat fisik.

 

 

[Untuk informasi lebih lanjut, silakan berlangganan produk dari SMM Nickel Research Group: "Laporan Berkala Rantai Industri Nikel-Kromium Baja Tahan Karat China" dan "Laporan Premium Rantai Industri Nikel-Kromium Baja Tahan Karat China" guna mengakses analisis data dan wawasan pasar terkini tentang bijih nikel, NPI (China + Indonesia), nikel rafinasi, nikel sulfat, bijih krom, ferokrom, dan baja tahan karat (China + Indonesia). Untuk berlangganan dan uji baca, silakan hubungi 17688482286, kontak: Wang Xuyang]


 

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini