Menurut data terbaru dari Bea Cukai, impor sulfur SMM Indonesia pada April 2026 mencapai 267.299,22 ton dalam berat fisik, turun 28,6% secara bulanan dan naik 79,2% secara tahunan. Negara pemasok utama impor antara lain Arab Saudi, India, AS, Korea Selatan, Jepang, Filipina, Malaysia, Brunei, dan UEA. Dari jumlah tersebut, pangsa sumber dari Timur Tengah turun tajam, dengan total kontribusi sebesar 37,4%.
Pada April 2026, ekspor sulfur SMM Indonesia mencapai 0,00204 ton dalam berat fisik.
[Untuk informasi lebih lanjut, silakan berlangganan produk dari SMM Nickel Research Group: "Laporan Berkala Rantai Industri Nikel-Kromium Baja Tahan Karat China" dan "Laporan Premium Rantai Industri Nikel-Kromium Baja Tahan Karat China" guna mengakses analisis data dan wawasan pasar terkini tentang bijih nikel, NPI (China + Indonesia), nikel rafinasi, nikel sulfat, bijih krom, ferokrom, dan baja tahan karat (China + Indonesia). Untuk berlangganan dan uji baca, silakan hubungi 17688482286, kontak: Wang Xuyang]
![[SMM Stainless Steel Flash] Harga Baja Italia Diperkirakan Naik pada Musim Panas karena Tindakan Perlindungan Baru UE](https://imgqn.smm.cn/usercenter/GmHLU20251217171733.jpg)
![[SMM Kilas Baja Tahan Karat] Tang Eng Taiwan Melaporkan Penurunan Penjualan Baja Tahan Karat untuk 2025](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JjbtE20251217171732.jpeg)
![[Kilasan Baja Anti Karat SMM] Meksiko Pertahankan Bea Anti-Dumping untuk Wastafel Baja Anti Karat China](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OjGlE20251217171734.jpg)
