
Pada bulan Mei, akibat gangguan libur Hari Buruh, permintaan peralatan rumah tangga yang lemah, harga tembaga yang berfluktuasi di level tinggi, serta faktor lainnya, tingkat operasi industri kawat enamel terkoreksi secara MoM. Sisi permintaan, diferensiasi struktural terus berlanjut. Permintaan kaku dari sektor energi baru dan ketenagalistrikan berjalan stabil, menjadi penopang dasar bagi industri. Namun, sektor peralatan rumah tangga tetap lemah secara persisten, sektor tradisional kekurangan permintaan kaku inkremental, dan pengguna akhir di hilir sangat sensitif terhadap harga tembaga. Fluktuasi harga tembaga menekan minat beli, semakin menyeret pertumbuhan pesanan. Lebih lanjut, libur menekan hari produksi efektif, dan jadwal produksi pesanan perusahaan juga terganggu hingga taraf tertentu. Berbagai faktor bersama-sama membatasi pelepasan kapasitas, menyebabkan kemakmuran industri terus melemah.
Sisi persediaan, harga tembaga tinggi ditambah permintaan lemah membuat pembelian di hilir lebih hati-hati. Laju pengiriman produk jadi dan pengambilan kargo terkendala oleh fluktuasi pesanan dan harga. Bulan ini, hari persediaan produk jadi industri naik menjadi 11,12 hari, dan basis persediaan secara keseluruhan tetap berada di level yang relatif tinggi.
Di sisi persediaan, harga tembaga tinggi dikombinasikan dengan permintaan lemah membuat pembelian di hilir lebih hati-hati, dengan laju pengiriman produk jadi dan pengambilan kargo terkendala oleh fluktuasi pesanan dan harga. Bulan ini, hari persediaan produk jadi industri naik menjadi 11,12 hari, dan basis persediaan secara keseluruhan tetap berada di level yang relatif tinggi.



