[Baterai Lithium: Hanrui Cobalt Berencana Investasi di Lini Produksi untuk 40.000 Ton Nikel Sulfat Kelas Baterai]

Telah Terbit: Jun 8, 2026 13:47
Pada 6 Juni, Hanrui Cobalt mengungkapkan rencana investasi pembangunan "Proyek Nikel Elektrolitik 40.000 Ton per Tahun dan Nikel Sulfat Kelas Baterai 40.000 Ton" di Kota Ganzhou, Provinsi Jiangxi, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Ganzhou Hanrui New Energy Technology Co., Ltd. Total investasi proyek mencapai 2.002,5278 juta yuan, dengan sumber dana berasal dari dana internal atau dana yang dihimpun sendiri. Seiring beroperasinya basis peleburan sumber daya nikel perusahaan di Indonesia, pasokan bahan baku proyek ini ke depannya akan sebagian dipenuhi langsung dari basis tersebut, mewujudkan lingkaran tertutup ekologis dalam rantai industri nikel dari sumber daya hingga material.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Nickel Flash News] APNI Usulkan Penyangga 30 Juta Ton karena Permintaan Bijih Nikel Indonesia Melampaui RKAB
44 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash News] APNI Usulkan Penyangga 30 Juta Ton karena Permintaan Bijih Nikel Indonesia Melampaui RKAB
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] APNI Usulkan Penyangga 30 Juta Ton karena Permintaan Bijih Nikel Indonesia Melampaui RKAB
[SMM Nickel Flash News] APNI Usulkan Penyangga 30 Juta Ton karena Permintaan Bijih Nikel Indonesia Melampaui RKAB
Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) merekomendasikan RKAB bijih nikel 2026 sebesar 270 juta wmt ditambah penyangga strategis 30 juta wmt, sehingga total potensial mencapai 300 juta wmt. Usulan ini bertujuan menjawab kebutuhan bahan baku yang meningkat dari kapasitas peleburan Indonesia yang terus berkembang. Pada kapasitas penuh, sekitar 80 smelter diperkirakan membutuhkan 315 juta wmt bijih nikel per tahun, yang menunjukkan potensi kesenjangan pasokan berdasarkan kuota saat ini. APNI juga memproyeksikan impor bijih nikel Filipina sebesar 15–25 juta wmt pada 2026, naik sekitar 67% YoY, untuk menambah pasokan domestik.
44 menit yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (13 Agustus)
18 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (13 Agustus)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (13 Agustus)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (13 Agustus)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 13 Agustus 2026.
18 jam yang lalu
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel Matte Kadar Tinggi Turun $36/mt Ni
21 jam yang lalu
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel Matte Kadar Tinggi Turun $36/mt Ni
Baca Selengkapnya
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel Matte Kadar Tinggi Turun $36/mt Ni
Harga FOB MHP Nikel dan Kobalt Indonesia Turun, Nikel Matte Kadar Tinggi Turun $36/mt Ni
Menurut data SMM, pada 13 Agustus, harga FOB nikel dalam MHP Indonesia turun $35/mt Ni dari hari sebelumnya, dan harga FOB kobalt dalam MHP Indonesia turun $1.436/mt Co. Harga FOB nikel matte kadar tinggi Indonesia turun $36/mt Ni.
21 jam yang lalu