SMM, 4 Juni – Pekan ini, stok sosial stainless steel membalikkan tren penurunan sebelumnya, mencatat sedikit penumpukan. Total stok di dua pasar utama Wuxi dan Foshan naik tipis, dari 936.300 mt pada 28 Mei 2026 menjadi 940.400 mt pada 4 Juni, naik 0,44% dibandingkan pekan sebelumnya. Stok berubah dari penurunan menjadi akumulasi.
Pekan ini, futures SS naik secara bertahap, didorong oleh angin segar makro. Penguatan jangka pendek futures sempat meningkatkan sentimen perdagangan pasar, memicu pemulihan bertahap pada penjualan spot. Namun, kenaikan tersebut kurang berkelanjutan; setelah futures terkoreksi, transaksi spot segera kembali ke level yang biasa-biasa saja. Pasar kini resmi memasuki musim sepi konsumsi tradisional, dengan permintaan pengguna akhir hilir yang terus melemah. Meskipun pabrik baja berinisiatif menjual dengan margin lebih tipis dan mempercepat perputaran stok, minat beli pengguna akhir tidak menunjukkan perbaikan berarti. Sementara itu, jadwal produksi pabrik secara keseluruhan tetap tinggi, dan dukungan biaya bahan baku terhadap harga spot terus melemah. Pola kelebihan pasokan kian menonjol. Gabungan faktor-faktor ini mendorong stok dari penurunan menjadi peningkatan pekan ini.
Secara keseluruhan, melemahnya permintaan pengguna akhir selama musim sepi dan jadwal produksi pabrik yang tinggi merupakan penyebab utama sedikitnya penumpukan stok pekan ini. Kenaikan singkat futures yang sempat mengangkat penjualan spot tidak cukup untuk membalikkan tren akumulasi. Dari sisi pasokan, rencana produksi pabrik yang ada sejauh ini belum mencakup langkah pemangkasan produksi besar-besaran. Jadwal produksi tinggi diperkirakan akan bertahan dalam jangka pendek, menjaga pasokan pasar tetap melimpah. Sentimen perdagangan pelaku pasar kini lebih berhati-hati, dengan keyakinan industri terhadap prospek jangka pendek yang terus menurun dan sikap wait-and-see mendominasi. Dalam jangka pendek, di tengah permintaan musim sepi yang terus lemah dan jadwal produksi pabrik yang kemungkinan besar tidak akan menyusut dengan cepat, penumpukan stok stainless steel lebih lanjut diperkirakan akan terjadi. Ke depannya, fokus perlu diberikan pada fluktuasi harga futures SS, volume pembelian aktual pengguna akhir hilir, serta laju implementasi pemeliharaan dan pemangkasan produksi pabrik.


