[SMM Besi & Baja] Konsumsi Baja Daur Ulang Global Meningkat pada 2025 di Tengah Penurunan Produksi Baja Mentah
Biro Daur Ulang Internasional (BIR) melaporkan bahwa konsumsi baja daur ulang global tumbuh 4,5% secara tahunan menjadi 480 juta metrik ton (mt) pada 2025 di pasar-pasar utama, meskipun produksi baja mentah global turun 1,9% menjadi sekitar 1,85 miliar mt. Produksi besi reduksi langsung (DRI) global juga naik 4,9% menjadi 153 juta mt, terutama didorong oleh peningkatan produksi India sebesar 7,4% menjadi 58,9 juta mt. Dari segi arus perdagangan, Uni Eropa-27 dan AS tetap menjadi eksportir skrap terbesar masing-masing sebesar 16,68 juta mt dan 11,76 juta mt, sementara Turki mempertahankan posisinya sebagai importir teratas dengan 18,76 juta mt meskipun volume turun 6,6%. Pakistan mencatat pertumbuhan impor yang sangat kuat, melonjak 39,8% menjadi 3,02 juta mt. Terlepasnya konsumsi skrap dari total produksi baja mentah ini menggarisbawahi percepatan peralihan global menuju pembuatan baja dengan tungku busur listrik (EAF) yang berkarbon lebih rendah. Permintaan skrap dan DRI yang berkelanjutan menandakan pasokan bahan baku yang secara struktural akan semakin ketat di masa depan, yang akan terus membentuk ulang dinamika perdagangan global seiring berbagai negara mengamankan sumber daya untuk dekarbonisasi.