[SMM Nickel Flash] Pejabat Indonesia: Sistem Kuota RKAB Adalah Instrumen Utama untuk Pengendalian Produksi Mineral dan Mendorong Hilirisasi

Telah Terbit: Jun 4, 2026 11:24
Pada konferensi pertambangan Indonesia yang diselenggarakan oleh SMM, Totoh Abdul Fatah, Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, menjelaskan bahwa RKAB merupakan instrumen utama pemerintah untuk mengatur produksi mineral dan menyelaraskan ekstraksi dengan industrialisasi hilir. Persetujuan smelter di masa depan akan dievaluasi berdasarkan empat dimensi: pengembangan sumber daya berkelanjutan, keseimbangan pasokan-permintaan, kepatuhan ESG, dan penciptaan nilai tambah nasional. Indonesia tetap terbuka terhadap investasi asing berkualitas yang memungkinkan transfer teknologi dan penciptaan lapangan kerja, namun arah kebijakan sudah jelas — pengembangan hilir akan terus berlanjut dengan penegakan regulasi yang lebih ketat. Sistem RKAB dan pengendalian alokasi mineral diposisikan sebagai fondasi struktural bagi ekosistem industri yang lebih tangguh.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Pada konferensi pertambangan Indonesia yang diselenggarakan oleh SMM, - Shanghai Metals Market (SMM)