[Analisis SMM] Transaksi Pasar Lesu Pekan Ini, Harga Garam Nikel Turun Tipis

Telah Terbit: Jun 4, 2026 10:57
Hingga Kamis ini, harga rata-rata SMM nikel sulfat kelas baterai sedikit menurun.

Dari sisi permintaan, di awal bulan, ditambah dengan mendekatnya laporan tengah tahun, sentimen pembelian beberapa hilir menurun, dengan penerimaan harga garam nikel yang relatif lemah. Dari sisi pasokan, karena harga MHP yang harus dibayar dan bahan baku pembantu saat ini tetap tinggi, beberapa produsen memiliki biaya spot yang relatif tinggi, dan kuotasi garam nikel tetap tinggi. Ke depan, ekspektasi pasokan ketat untuk bahan baku nikel sulfat belum membaik, dan perlu diperhatikan dukungan biaya dari harga nikel dan produk antara terhadap harga garam nikel.

Inventaris, minggu ini indeks inventaris smelter garam nikel hulu naik dari 7,9 hari menjadi 8,9 hari, indeks inventaris pabrik prekursor hilir naik dari 9,5 hari menjadi 12,1 hari, dan indeks inventaris perusahaan terintegrasi tetap di 6,8 hari. Dalam hal kekuatan jual beli, minggu ini Faktor Sentimen Keinginan Menjual smelter garam nikel hulu tetap di 2, faktor sentimen pembelian pabrik prekursor hilir turun dari 2,7 menjadi 2,6, dan faktor sentimen perusahaan terintegrasi tetap di 2,4. (Data historis dapat diakses dengan masuk ke database.)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Cobalt Market Flash] VP SMM Shirley: Kobalt MHP Indonesia Akan Meningkat Seiring Pergeseran Pasokan Global ke Model Dua Pusat
19 menit yang lalu
[SMM Cobalt Market Flash] VP SMM Shirley: Kobalt MHP Indonesia Akan Meningkat Seiring Pergeseran Pasokan Global ke Model Dua Pusat
Read More
[SMM Cobalt Market Flash] VP SMM Shirley: Kobalt MHP Indonesia Akan Meningkat Seiring Pergeseran Pasokan Global ke Model Dua Pusat
[SMM Cobalt Market Flash] VP SMM Shirley: Kobalt MHP Indonesia Akan Meningkat Seiring Pergeseran Pasokan Global ke Model Dua Pusat
Pada Konferensi SMM Indonesia Mining & Critical Metals 2026, VP SMM Shirley Wang mengatakan bahwa DRC secara historis merupakan pusat dominan pasokan kobalt global, namun pangsa Indonesia meningkat signifikan menyusul perubahan kebijakan tahun lalu. Dalam satu dekade ke depan, kandungan kobalt dalam MHP Indonesia diperkirakan akan menyumbang proporsi yang semakin besar dari pasokan global, dengan pasar yang bertransisi dari struktur berpusat pada DRC menjadi model dua pusat yang ditopang oleh DRC dan Indonesia.
19 menit yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Produksi Baja Tahan Karat Global Naik 2,5% YoY pada Q1 2026
38 menit yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Produksi Baja Tahan Karat Global Naik 2,5% YoY pada Q1 2026
Read More
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Produksi Baja Tahan Karat Global Naik 2,5% YoY pada Q1 2026
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Produksi Baja Tahan Karat Global Naik 2,5% YoY pada Q1 2026
World Stainless Association mengumumkan bahwa produksi baja tahan karat global naik 2,5% YoY menjadi 15,8 juta ton pada Q1 2026. Asia memproduksi 13,4 juta ton dari Januari hingga April, naik 3,3% YoY, dengan kontribusi Tiongkok sebesar 9,84 juta ton (+4,3% YoY). UE mencatat penurunan produksi 4,6% YoY menjadi 1,5 juta ton, sementara AS memproduksi 600.000 ton (+2,3% YoY).
38 menit yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Kekhawatiran Pasokan Dorong Harga Nikel LME ke Tertinggi Satu Bulan
39 menit yang lalu
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Kekhawatiran Pasokan Dorong Harga Nikel LME ke Tertinggi Satu Bulan
Read More
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Kekhawatiran Pasokan Dorong Harga Nikel LME ke Tertinggi Satu Bulan
[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Kekhawatiran Pasokan Dorong Harga Nikel LME ke Tertinggi Satu Bulan
Harga nikel berjangka LME rebound di atas US$19.200/ton pada 1 Juni, ditutup pada US$19.251/ton, level tertinggi satu bulan, didorong oleh kenaikan mingguan berturut-turut. Reli ini dipicu oleh penurunan inventaris nikel murni dan gangguan pertambangan baru, termasuk pembatasan ekspor nikel oleh Zimbabwe, yang mengimbangi penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Harga spot naik US$172 menjadi US$19.039/ton, nikel menguat US$2.605 atau 15,6% sejak awal tahun.
39 menit yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini