[Komite Kerja Komputasi Ruang Angkasa Asosiasi Industri Komputer Tiongkok Resmi Didirikan]

Telah Terbit: Jun 4, 2026 10:30
Pada 3 Juni, rapat perdana dan sidang pleno pertama Komite Kerja Komputasi Antariksa dari Asosiasi Industri Komputer Tiongkok diselenggarakan di Beijing. Menurut laporan, komite kerja tersebut telah menerima permohonan keanggotaan dari lebih dari 100 organisasi, yang mencakup bidang-bidang seperti chip tahan radiasi, perangkat keras komputasi antariksa, sistem catu daya dan manajemen termal, sistem transmisi data, infrastruktur konstelasi, dan peluncuran antariksa.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Kontrak Timah SHFE Paling Aktif Dibuka Sedikit Lebih Rendah di Sesi Malam, Laju Perdagangan Spot China Melambat [Ringkasan Pagi Timah SMM]
4 jam yang lalu
Kontrak Timah SHFE Paling Aktif Dibuka Sedikit Lebih Rendah di Sesi Malam, Laju Perdagangan Spot China Melambat [Ringkasan Pagi Timah SMM]
Read More
Kontrak Timah SHFE Paling Aktif Dibuka Sedikit Lebih Rendah di Sesi Malam, Laju Perdagangan Spot China Melambat [Ringkasan Pagi Timah SMM]
Kontrak Timah SHFE Paling Aktif Dibuka Sedikit Lebih Rendah di Sesi Malam, Laju Perdagangan Spot China Melambat [Ringkasan Pagi Timah SMM]
[Ringkasan Pagi Timah SMM: Kontrak Timah SHFE Paling Aktif Dibuka Sedikit Lebih Rendah di Sesi Malam, Laju Perdagangan Spot Tiongkok Melambat]
4 jam yang lalu
Ciyong Zou Menyampaikan Sambutan Pembuka di Konferensi & Expo Mineral Kritis Indonesia 2026
19 jam yang lalu
Ciyong Zou Menyampaikan Sambutan Pembuka di Konferensi & Expo Mineral Kritis Indonesia 2026
Read More
Ciyong Zou Menyampaikan Sambutan Pembuka di Konferensi & Expo Mineral Kritis Indonesia 2026
Ciyong Zou Menyampaikan Sambutan Pembuka di Konferensi & Expo Mineral Kritis Indonesia 2026
Ciyong Zou, Wakil Direktur Jenderal dan Direktur Pelaksana Direktorat Kerja Sama Teknis dan Pembangunan Industri Berkelanjutan, menyampaikan sambutan pembuka pada Indonesia Critical Minerals Conference & Expo 2026. Zou mencatat bahwa dengan pesatnya perkembangan energi bersih dan industri digital, permintaan global terhadap mineral kritis terus meningkat. Peran negara-negara kaya sumber daya dalam memastikan pasokan mineral yang stabil menjadi semakin penting. Transisi Indonesia dari ekstraksi bahan mentah ke pemrosesan mendalam dapat menjadi referensi bagi negara-negara kaya sumber daya di Global South. Beliau menyatakan bahwa Indonesia bermaksud menggandeng mitra dari semua sektor untuk menggali sepenuhnya potensi pembangunan industri.
19 jam yang lalu
Investasi Hilir di Logam Kritis: Membuka Nilai Penuh Sumber Daya Indonesia
19 jam yang lalu
Investasi Hilir di Logam Kritis: Membuka Nilai Penuh Sumber Daya Indonesia
Read More
Investasi Hilir di Logam Kritis: Membuka Nilai Penuh Sumber Daya Indonesia
Investasi Hilir di Logam Kritis: Membuka Nilai Penuh Sumber Daya Indonesia
Todotua Pasaribu, Wakil Menteri Kementerian Investasi dan Hilirisasi Industri Indonesia, menyatakan bahwa di tengah meningkatnya permintaan global terhadap mineral kritis dan terkonsentrasinya sumber daya di wilayah-wilayah tertentu, signifikansi strategis kategori ini terus bertumbuh. Dengan memanfaatkan keunggulan sumber dayanya, Indonesia secara gencar mendorong transformasi hilirisasi di seluruh rantai industri, yang menjadi strategi inti nasional untuk mendongkrak perekonomian dan mengoptimalkan struktur rantai pasok. Di bawah arahan kebijakan Presiden, Indonesia telah menetapkan pengolahan mineral secara mendalam sebagai pilar peningkatan industri. Pemerintah telah mengidentifikasi 28 kategori mineral strategis di delapan sektor utama, dengan estimasi potensi investasi sekitar 618 miliar dolar AS.
19 jam yang lalu