[SMM Kilasan Pasar Aluminium] VP SMM Wang: Aluminium Indonesia Mengikuti Jejak Nikel, Tertinggal Satu Dekade, Rantai Penuh pada 2036
Pada Konferensi Mineral Kritis Indonesia SMM 2026, VP SMM Shirley Wang mengatakan industri aluminium Indonesia mengikuti trajektori nikel dengan jeda sekitar satu dekade: eksportir bauksit mentah pada 2014, ekspansi peleburan yang didukung Tiongkok menggunakan infrastruktur nikel yang sudah ada pada 2026, dan klaster domestik terintegrasi penuh dengan daur ulang yang ditargetkan pada 2036. Jaringan listrik, pelabuhan laut dalam, dan kawasan industri yang sudah dibangun untuk nikel telah memampatkan timeline proyek aluminium dari 5-7 tahun menjadi 1-2 tahun. Aluminium elektrolitik menghasilkan laba kotor ~36x lebih besar per MWh dibandingkan NPI, menjadikannya pilihan prioritas dispatch dalam kondisi keterbatasan jaringan listrik. Secara global, Afrika memiliki bauksit, Asia mengonsentrasikan alumina, dan peleburan tersebar secara geografis tanpa satu negara pun yang dominan.